BMKG Sebut Cuaca Panas di Aceh Bisa Sebabkan Karhutla

Kamis, 13 Feb 2025, 17:50 WIB

Meulaboh - Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) menyebutkan tingginya suhu udara di wilayah pantai barat selatan Aceh mencapai 30 hingga 31 derajat celcius, masih dapat berpeluang dan berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah tersebut.

“Jika melihat pemantauan citra satelit, suhu panas seperti ini masih bisa menyebabkan Karhutla, khususnya di daerah rawan terjadinya kebakaran lahan,” kata Prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Rijal Sains Fikri, Kamis, (13/2).

Ket. Foto: Petugas BPBD berupaya melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Kamis (13/2) luas lahan yang terbakar saat ini sudah mencapai 7,5 Hektare. — Sumber: Antara

Ia menyebutkan, masih panasnya suhu udara di wilayah pantai barat selatan Aceh disebabkan karena masih minim nya pertumbuhan awan di wilayah daratan dan pegunungan.

Berdasarkan pemantauan satelit, minim nya pertumbuhan udara di wilayah laut juga menyebabkan panasnya suhu udara, dengan kelembapan yang tinggi.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau kepada petani atau pekebun agar dapat mematuhi imbauan yang diterbitkan oleh pihak berwenang dalam hal ini BPBD, agar tidak melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan terjadinya Karhutla.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, agar dapat menggunakan krim anti sinar matahari, dan mengenakan pakaian yang nyaman agar terhindar dari panasnya terik matahari.

“Masyarakat juga diimbau lebih banyak mengkonsumsi air putih, jika banyak beraktivitas di luar rumah,” kata Rijal.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyebutkan sebanyak 22 titik lokasi di daerah itu masih tercatat rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Ada 22 titik rawan Karhutla di Aceh Barat, tersebar di 10 kecamatan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal kepada ANTARA di Meulaboh, Rabu (5/2) pekan lalu.

Adapun sebaran kecamatan yang saat ini masih rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, diantaranya Kecamatan Woyla Timur, Kecamatan Woyla Barat, Kecamayan Woyla, Kecamatan Arongan Lambalek, Kecamatan Bubon.

Kemudian Kecamatan Pante Ceureumen, Kecamatan Kaway XVI, Kecamatan Meureubo, Kecamatan Johan Pahlawan, serta Kecamatan Samatiga.

Redaktur: Andreas Chaniago

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.