Didominasi Sentimen Eksternal Jelang Akhir Pekan
Jumat, 07 Feb 2025, 08:45 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperÂkirakan masih tertekan, jelang akhir pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen terkait perkembangan ekonomi di Amerika Serikat (AS).
Presiden Komisioner HFX International Berjangka SuÂtopo Widodo melihat investor menantikan laporan upah dan pekerjaan AS pekan ini yang dapat menentukan arah pergerakan dollar dan kebijakan suku bunga mendatang. Karenanya, Sutopo memperkirakan rupiah cenderung meÂlemah, sejalan dengan pasar mengantisipasi laporan upah AS yang lebih baik.
Dia memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (7/2), bergerak di kisaran 16.350 - 16.450 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, kurs rupiah terjadap dollar AS pada penuÂtupan perdagangan, Kamis (6/2) sore, di Jakarta melemah 49 poin atau 0,30 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.341 rupiah per dollar AS.
âPelemahan rupiah dipengaruhi sikap pelaku pasar yang masih wait and see jelang rilis data Non-Farm Payroll (NFP) Amerika Serikat,â ujar Analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta.
Selain NFP AS, para pelaku pasar juga wait and see rilis cadangan devisa Tanah Air yang akan dilaporkan oleh Bank Indonesia (BI) pada Jumat (7/2).
Sentimen pelemahan terhadap kurs rupiah juga seiring data pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 yang tak mencapai target dan adanya kekhawatiran terhadap stagÂnasi ekonomi domestik.
Seperti diketahui, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BaÂdan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi IndoÂnesia mencapai 5,02 persen year on year (yoy) pada triÂwulan IV 2024. Adapun secara kumulatif, perekonomian Indonesia tumbuh 5,03 persen. Capaian pertumbuhan ekonomi tersebut lebih rendah dari target Anggaran PenÂdapatan Belanja Negara (APBN) 2024 yang sebesar 5,03 persen.
âEkonomi Indonesia berdasarkan besaran Produk DoÂmestik Bruto pada triwulan IV 2024 atas dasar harga berlaku 5.674,93 triliun rupiah, atas dasar harga konstan 3.296,74 triliun rupiah,â ujar Amalia, Rabu (5/2).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.