Banjarmasin Belum Mendapat Tambahan Jumlah Sekolah Program MBG

Selasa, 04 Feb 2025, 22:31 WIB

Banjarmasin - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ahmad Baihaqi mengatakan daerah setempat belum mendapatkan tambahan jumlah sekolah yang menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun ini.

1738682320_44eee332412effcee633.jpg

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Masih pada 14 sekolah saat ini yang mendapatkan manfaat program MBG, belum ada tambahan," ujarnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa.

Dia mengungkapkan program MBG di Kota Banjarmasin di 14 sekolah dimulai pada 6 Januari 2025, setiap hari berjalan lancar.

"Ada sebanyak 6.531 siswa di Kota Banjarmasin yang mendapatkan program MBG hampir satu bulan ini, semua berjalan lancar setiap harinya," kata dia.

Baihaqi menyatakan program MBG di Kota Banjarmasin didanai Badan Gizi Nasional.

Pihaknya mengharapkan jangkauan penerima program itu dapat diperluas ke sekolah lainnya.

"Banyak sekolah yang mengharapkan mendapatkan program MBG ini, kita menunggu kebijakan dari pusat," katanya.

Jumlah sekolah di Kota Banjarmasin 400 sekolah negeri dan swasta, dengan total 88 ribu siswa.

"Kita berharap secara bertahap bisa mencakup semuanya, karena program ini sangat baik untuk memenuhi gizi generasi muda yang akan menjadi penerus di negeri ini," ujarnya.

Pada peringatan Hari Gizi Nasional 2025, Disdik Kota Banjarmasin menggelar kegiatan itu di SMPN 1 Banjarmasin bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin.

Pada peringatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah menyampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran para siswi SMP terhadap pemenuhan gizi sebagai calon agen kesehatan pada masa yang akan datang.

Menurut dia, kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan kuat menentukan masa depan bangsa.

Oleh karena itu, penanganan dan pencegahan stunting menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

"Tema Hari Gizi Nasional kali ini mengajak setiap keluarga untuk memilih makanan bergizi. Ini menjadi semangat bagi kita memastikan calon ibu, ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi dan balita terbebas dari stunting,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan gizi bagi remaja putri sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

"Remaja putri harus dipastikan bebas dari anemia atau kurang darah, karena ini akan berpengaruh saat mereka menikah dan hamil kelak. Anemia pada ibu hamil bisa menyebabkan kelahiran prematur, bayi dengan berat badan rendah, hingga meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi saat persalinan," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.