Pasar Fokus pada Data Pengangguran AS, Cek Proyeksi IHSG

Senin, 03 Feb 2025, 08:55 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di­perkirakan bergerak di zona negatif awal pekan ini. Senti­men pemicunya diprediksi dari eksternal, terutama per­kembangan ekonomi di Amerika Serikat (AS).

Equity Research Ana­lyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambo­lang melihat investor te­rus memantau data tenaga kerja AS. Non-Farm Payrolls pada Januari 2025 diproyeksi turun menjadi 205.000, dari sebelumnya 256.000. Jika benar, hal ini dapat menjadi sinyal perlambatan ekonomi sehingga berpotensi memengaruhi kebijakan moneter The Fed.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Karenanya, Alrich memproyeksikan IHSG dalam per­dagangan, Senin (3/1), bergerak di level support 7.000 dan resistance 7.150, dengan pivot 7.075.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/2) sore, ditutup menguat 35,72 poin atau 0,50 persen ke posisi 7.109,20, mengikuti penguatan mayoritas bursa sa­ham kawasan Asia.

“Penurunan tingkat suku bunga Bank Sentral Eropa, di­tambah dengan kuatnya data perekonomian Amerika Seri­kat (AS) telah membuat pasar bergoyang bukan kepalang,” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kaji­annya di Jakarta.

Dari dalam negeri, IHSG mampu mencatatkan kenaik­an bahkan hingga di atas lebih dari 1 persen, yang mem­berikan sebuah gambaran akan harapan. Meski demikian, memang pergerakan naik dan turun, mencerminkan vola­tilitas yang tinggi di pasar untuk saat ini.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi ke­dua, IHSG bergerak ke zona hijau hingga penutupan per­dagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor me­nguat dipimpin oleh sektor barang konsumen primer se­besar 1,23 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor teknologi yang naik masing- masing sebesar 1,17 persen dan 1,11 persen.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.