Cegah Lonjakan Bencana Alam, Sekjen PBB Desak Kolaborasi Global Guna Atasi Krisis Iklim

Jumat, 24 Jan 2025, 01:00 WIB

DAVOS - Sekretaris Jenderal Perserikatan PBB Antonio Guterres mengeluarkan peringatan keras tentang meningkatnya tantangan yang dihadapi umat manusia, termasuk krisis iklim dan perpecahan geopolitik, serta mendesak komunitas global bekerja sama untuk mengatasinya.

Berbicara pada Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, Rabu (22/1), Guterres mengatakan dunia sedang menghadapi kotak Pandora berbagai masalah serta menekankan kolaborasi merupakan kunci untuk mengatasi berbagai tantangan ini.

Seperti dikutip dari Antara, Guterres memaparkan gambaran yang mengerikan tentang keadaan darurat iklim, mengibaratkan ketergantungan manusia pada bahan bakar fosil sebagai "monster Frankenstein" yang tak pandang bulu.

"Kecanduan kita pada bahan bakar fosil bagaikan monster Frankenstein, yang tidak memandang apa dan siapa pun. Di sekeliling kita, kita melihat tanda-tanda yang jelas bahwa monster itu telah menjadi penguasa," ujarnya.

Ket. Foto: Sekjen PBB, Antonio Guterres pada Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Rabu (22/1). — Sumber: AFP/FABRICE COFFRINIl

"Kenaikan permukaan laut, gelombang panas, banjir, badai, kekeringan, dan kebakaran hutan hanyalah cuplikan dari film horor yang akan datang," tambahnya.

Rencana Aksi Iklim

Sekjen PBB itu mendesak para pemerintah untuk menghormati janji-janji mereka dengan menyampaikan rencana aksi iklim baru menjelang konferensi perubahan iklim COP30 di Brasil.

Dia juga meminta lembaga-lembaga keuangan untuk mendukung transisi energi di negara-negara berkembang.

Guterres mengalihkan fokusnya pada kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), mengakui potensinya untuk merevolusi sektor-sektor seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan respons krisis.

Namun, dia memperingatkan risiko yang ditimbulkan oleh AI, termasuk potensinya untuk mengganggu perekonomian dan pasar tenaga kerja.

Guterres menyerukan aksi segera dan terpadu untuk mengatasi tantangan-tantangan ini.

"Sebagai sebuah komunitas global, kita harus mengemban tanggung jawab besar ini, dan mari kita melakukannya dengan bekerja sama sebagaimana moto Forum Ekonomi Dunia," tuturnya. 

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.