- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menunggu Gebrakan Pejabat ...
Menunggu Gebrakan Pejabat Baru, Trump Tiba di Washington Menjelang Hari Pelantikan
Senin, 20 Jan 2025, 01:20 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, pada hari Sabtu (18/1), mendarat di Washington menjelang pelantikannya, dan triliuner Partai Republik itu akan menghadiri serangkaian acara dan perayaan sebelum kembali menduduki kursi kepresidenan.
Dikutip dari Punch, Trump, yang tiba bersama istrinya Melania dan anggota keluarga lainnya di Bandara Internasional Dulles, menuju acara pribadi, termasuk pertunjukan kembang api, di klub golf miliknya di Virginia di luar Washington.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Trump mengatakan kepada National Broadcasting Company (NBC) News bahwa ia berencana untuk menandatangani sejumlah perintah eksekutif setelah diambil sumpahnya, dimulai tepat setelah ia menyampaikan pidato pelantikannya pada hari Senin.
Ia mengatakan jumlah perintah yang akan ditandatanganinya setelah menjabat belum ditentukan, tetapi angkanya akan menjadi "rekor".
Ketika ditanya apakah angkanya akan melebihi 100, Trump mengatakan setidaknya dalam kategori itu.
Presiden terpilih diperkirakan akan menandatangani perintah yang membatalkan banyak kebijakan yang diajukan selama pemerintahan Presiden Joe Biden yang akan berakhir.
Pengusiran Migran
Janji Trump untuk hari pertama masa jabatan barunya juga mencakup program deportasi massal. "Pengusiran migran tak berdokumen akan dimulai dengan sangat, sangat cepat,â kata Trump kepada NBC.
"Saya tidak bisa menyebutkan kota mana saja karena keadaan terus berkembang. Saya rasa kami tidak ingin menyebutkan kota mana. Anda akan melihatnya sendiri," katanya dalam wawancara telepon.
Pejabat imigrasi garis keras Tom Homan, yang oleh Trump dijuluki sebagai âraja perbatasan,â mengatakan kepada The Washington Post pada hari Sabtu bahwa pemerintahan yang baru sedang memikirkan kembali langkah awalnya setelah kebocoran media.
Beberapa media AS melaporkan pemerintahan Trump merencanakan serangan besar-besaran di Chicago pada hari Selasa. Tim Trump âbelum membuat keputusan,â kata Homan kepada surat kabar itu.
âKami sedang mencermati kebocoran ini dan akan mengambil keputusan berdasarkan kebocoran ini.â
Homan menambahkan ia tidak tahu mengapa Chicago menjadi fokus laporan media, tetapi pemerintahan baru akan menangkap orang-orang yang mereka anggap sebagai ancaman terhadap keselamatan publik sejak hari pertama.
âKami akan menangkap orang-orang di seluruh negeri, tanpa hambatan apa pun dari pedoman pemerintahan sebelumnya,â katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
Gebrakan Baru Donald Trump, Tuding Tiongkok Campur Tangan dalam Pemilu 2020
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026
-
Kasus yang Melingkungi Proyek Marina Bay City Belum Juga Kelar
-
Timnas Ekuador: Generasi Emas Andes yang Siap Menantang Pesaing di Piala Dunia 2026
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.