Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri LH: Pemerintah Tangani Sampah Plastik di 6 Sungai Jawa-Bali

8 Minggu, 19 Jan 2025, 13:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri LH: Pemerintah Tangani Sampah Plastik di 6 Sungai Jawa-Bali Menteri LH: Pemerintah Tangani Sampah Plastik di 6 Sungai Jawa-Bali Doc: ANTARA
Ket. Sukarelawan membersihkan sampah plastik yang terdampar di bibir Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/2/2025)

BADUNG - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan bahwa pemerintah menangani sampah plastik yang diperkirakan mengalir melalui empat sungai di Jawa dan dua sungai di Bali hingga terdampar di sejumlah pantai di Pulau Dewata.

“Yang terutama itu Sungai Ciliwung menyumbang 20-30 persen sampah di laut,” kata Hanif Faisol Nurofiq di sela aksi bersih sampah laut di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/1).

Ia menjelaskan sampah yang terbawa melalui aliran Sungai Ciliwung menjadi kontributor utama karena membelah kota-kota besar di antaranya Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Selain Ciliwung, lanjut dia, sungai lainnya yakni Sungai Citarum, Sungai Bengawan Solo, dan Sungai Brantas.

Sedangkan sampah atau sampah plastik dari dua sungai di Bali, ujar Hanif, yakni Tukad (Sungai) Badung dan Tukad Mati.

“Kedua sungai itu tidak terlalu panjang sekitar 20 kilometer dan 22 kilometer,” katanya.

Ada pun upaya penanganannya, kata dia, pihaknya akan memasang jaring-jaring yang menangkap sampah dan kemudian akan dipungut agar tidak bermuara hingga ke laut.

Pemerintah menggandeng Badan PBB Bidang Program Pembangunan (UNDP) dan didukung sejumlah negara di antaranya Norwegia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pemerintah UEA memberikan bantuan jaring penangkap sampah atau trach boom yang rencananya akan ditempatkan di 14 titik lokasi sungai di Bali.

“Saya minta di Tukad Mati dan Tukad Badung tahun ini harus selesai tidak boleh ada lagi sampah, tidak ada lagi pencemaran karena kami sudah memiliki sumber daya manusia, tim dan dana yang cukup,” katanya.

Aksi bersih sampah laut tersebut kembali diadakan para menteri Kabinet Merah Putih setelah perdana diadakan pada Sabtu (4/1) di Pantai Kuta, Kabupaten Badung.

Hingga saat ini sampah plastik masih terus ditemukan di sepanjang kawasan pantai wisata di antaranya Jimbaran, Kelan, dan Kedonganan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Persib Sesumbar Akan Tundukkan Java United Malam Ini

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persib Sesumbar Akan Tunduk...
Megapolitan
Musik Jazz di Kebun Raya Bo...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.