• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Belajar dari Dunia: Bagaim...

Belajar dari Dunia: Bagaimana Negara Lain Mengatur Media Sosial untuk Anak

Jumat, 17 Jan 2025, 21:00 WIB

Sementara Indonesia baru memulai langkah awal dalam membatasi usia pengguna media sosial, beberapa negara telah lebih dulu menerapkan kebijakan serupa. Langkah-langkah ini memberikan pelajaran berharga yang dapat menjadi inspirasi.

Australia, misalnya, telah mengumumkan larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun yang mulai berlaku pada Januari 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial, seperti kecanduan digital dan paparan konten berbahaya. Menurut laporan dari Australian Institute of Family Studies, anak-anak yang menghabiskan waktu terlalu lama di media sosial cenderung mengalami masalah kesehatan mental dan kurang tidur. Platform juga diwajibkan untuk memverifikasi usia pengguna dengan lebih ketat, memastikan bahwa anak-anak tidak dapat mengakses aplikasi tanpa izin orang tua.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Di Prancis, anak-anak di bawah usia 15 tahun wajib mendapatkan izin dari orang tua untuk membuat akun media sosial. Langkah ini menunjukkan komitmen negara tersebut dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan digital dan keamanan anak-anak. Pemerintah Prancis bahkan mewajibkan platform untuk memberikan laporan reguler terkait upaya mereka melindungi pengguna di bawah umur. Menurut laporan Kementerian Pendidikan Prancis, kebijakan ini telah memberikan dampak positif dengan mengurangi paparan anak-anak terhadap konten berbahaya hingga 30% dalam satu tahun penerapannya.

Tiongkok bahkan lebih ketat. Pemerintah menetapkan batas waktu penggunaan media sosial bagi anak-anak, yakni tidak lebih dari 40 menit per hari untuk aplikasi tertentu. Selain itu, platform seperti Douyin (versi lokal TikTok) harus menyediakan konten edukatif selama waktu akses tersebut. Kebijakan ini juga mencakup pelarangan akses pada jam-jam tertentu di malam hari untuk memastikan anak-anak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Menurut laporan South China Morning Post, kebijakan ini telah menurunkan angka kecanduan media sosial di kalangan remaja hingga 60% dalam dua tahun terakhir.

Selain itu, Korea Selatan juga telah memperkenalkan aturan "shutdown law" yang melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun bermain game daring antara tengah malam hingga pukul 6 pagi. Meski menuai kritik dari beberapa pihak, kebijakan ini bertujuan untuk mengatasi masalah kecanduan game yang sering kali terkait dengan media sosial. Data dari Korea Creative Content Agency menunjukkan bahwa aturan ini berhasil mengurangi rata-rata waktu bermain game anak-anak hingga 25%.

Pengalaman negara-negara ini menunjukkan bahwa pembatasan usia media sosial tidak hanya soal mengatur akses, tetapi juga membangun kesadaran digital di tingkat masyarakat. Upaya ini membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat. Implementasi kebijakan semacam ini juga harus disertai dengan literasi digital yang memadai agar anak-anak dapat menggunakan teknologi secara bijak.

Redaktur: Andreas Chaniago

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.