Ngeri Kalau Sampai Berkeliaran ke Pemukiman, BBKSDA Riau Bentuk Tim Tangani Lepasnya Buaya dari Penangkaran
Rabu, 15 Jan 2025, 00:14 WIBBatam - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membentuk tim melibatkan personel dari Polsek Bulang dan TNI melakukan patroli untuk mengevakuasi sejumlah buaya penangkaran di Pulau Bulan, Kota Batam, Kepulauan Riau yang lepas akibat banjir.
âKami sudah membentuk tim gabungan untuk patroli sejak kemarin (Senin-red), dan bersyukur sudah kami dapatkan tiga ekor buaya dari lima ekor yang lepas,â kata Kepala Seksi Wilayah II Batam BBKSDA Riau Tommy Steven Sinambela saat dihubungi ANTARA, Selasa.
Dia menyebut hingga malam ini tim gabungan masih berpatroli untuk mengevakuasi sisa buaya yang lepas dari penangkarannya.
Selain itu, kata dia, Tim BBKSDA Riau dan Polsek Bulang serta TNI sudah ke lokasi penangkaran buaya di Pulau Bulan, untuk mengetahui penyebab lepasnya buaya-buaya penangkaran tersebut.
âHasil kunjungan ke lokasi, ada satu dinding di salah satu kolam penangkaran yang jebol karena banjir,â katanya.
Menurut dia, jebolnya dinding penangkaran buaya itu telah diantisipasi oleh pihak penangkaran dengan membuat dinding sementara.
âKemarin langsung diantisipasi oleh pihak penangkaran dengan membuat dinding penahan sementara,â ujarnya.
Tommy menyebut persoalan lepasnya buaya tersebut menjadi kewenangan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) sebagaimana diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati.
Namun, bentuk tanggungjawab moril, BBKSDA yang memiliki kewenangan perizinan penangkaran sehingga turut melakukan upaya mengevakuasi satwa reptil tersebut.
Adapun buaya yang sudah berhasil dievakuasi dibawa kembali ke penangkaran tersebut yang tersisa dua kolam besar yang masih aman dari banjir.
âSisa dua buaya yang masih belum dievakuasi diperkirakan masih berada di sekitar lokasi, karena sekitarnya rawa-rawa. Buaya ini tidak mungkin jauh karena sudah terbiasa dikasih makan,â kata Tommy.
Sementara itu, Polsek Bulang telah membuat imbauan kepada warga untuk waspada dan mengurangi aktivitas di laut menyusul lepasnya buaya penangkaran tersebut.
Peristiwa jebolnya kolam penangkaran buaya di Pulau Bulan, Kecamatan Sagulung, Kota Batam terjadi Senin (13/1) dini hari, diduga akibat banjir yang disebabkan curah hujan yang tinggi.
Berita Terkait:
-
Pacitan Siapkan Mini Job Fair 2027, Ratusan Lowongan Kerja Kembali Dibuka
-
Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir
-
KKP Selamatkan 3 Anakan Buaya Langka "Sinyulong" dari Tangan Pedagang di Mempawah
-
Pemerintah Siapkan Bus dan Kereta Api Gratis ke 4 Bandara Alternatif dari Soekarno-Hatta
-
Cincinnati Masters Sajikan Final Ideal Sesama AS
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan pada Jumat Ini
-
Erupsi Krakatau, Para Pelajar Jakarta Mulai Senin Besok Ditetapkan Belajar dari Rumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.