Cegah Konflik Harimau dan Manusia, Pemkab Mukomuko Ajak Semua Pihak Bersinergi

Selasa, 14 Jan 2025, 17:03 WIB

MUKOMUKO - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengajak semua pihak untuk bersinergi mencegah terjadinya konflik harimau dan manusia di daerah itu.

"Kita harus bersinergi dengan instansi teknis lainnya khususnya pengelola hutan lindung yang bertanggung jawab langsung terhadap satwa yang dilindungi," kata Sekda Kabupaten Mukomuko Abdiyanto di Mukomuko, Selasa.

Ket. Foto: Suasana pemasangan perangkap harimau di Danau Lebar Desa Setia Budi, Kabupaten Mukomuko, Selasa (14/1). — Sumber: ANTARA/Ferri

Ia mengatakan hal itu setelah seorang warga Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam, bernama Ibnu Oktavianto (22) ditemukan meninggal dunia yang diduga akibat diterkam harimau di kebun kelapa sawit milik Ari Cahyono pada Selasa (7/1).

Kemudian, satu ekor sapi milik Deden Nurjamil, warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Teras Terunjam yang berbatasan dengan Desa Tunggal Jaya juga ditemukan mati akibat dimangsa harimau.

Dia mengajak semua pihak terkait bersinergi karena harimau masuk ke permukiman di daerah ini dan memangsa manusia dan hewan ternak akibat habitat binatang buas tersebut di kawasan hutan diganggu atau terganggu akibat perambahan hutan.

Kemudian, kata dia, dari sisi penegakan hukum ada pihak kepolisian yang dibackup oleh TNI.

Sedangkan pemerintah daerah, katanya, punya peran untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam karena kalau alam terganggu berdampak pada kehidupan manusia.

Dalam permasalahan ini, katanya, pihaknya mengajak semua pihak mengambil peran sesuai tugas masing-masing sehingga kembali tercipta ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat.

Terkait hutan yang rusak akibat perambahan, dia setuju masalah ini diusut tuntas oleh aparat penegak hukum.

Kemudian, katanya, Pemerintah Kabupaten Mukomuko akan menggelar rapat dengan forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) untuk mencari solusi mengatasi ancaman harimau yang telah memangsa seorang warga dan satu ekor sapi di Kecamatan Teras Terunjam.

"Kami akan rapat dengan FKPD Mukomuko yang terdiri atas TNI, Polri, BKSDA, Basarnas, dan BPBD," demikian Sekda. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.