Karawang Makin Jadi Magnet Investasi, Bupati Ungkap Alasannya
Selasa, 15 Sep 2026, 00:28 WIBKARAWANG - Bupati Karawang, Jawa Barat, Aep Syaepuloh menyebutkan hingga saat ini daerahnya masih menjadi magnet investasi dengan capaian Rp20,43 triliun per semester I 2026, menempati posisi tertinggi kedua di Provinsi Jawa Barat.
"Pada semester I tahun ini, realisasi investasi di Karawang menembus di angka Rp20,43 triliun," kata Aep di Karawang, Senin.
Realisasi investasi di Karawang ini merupakan capaian tertinggi kedua setelah Kabupaten Bekasi di wilayah Jawa Barat.
Ia menyampaikan, capaian investasi yang cukup tinggi ini cukup bagus, menandakan masih tingginya kepercayaan investor terhadap Karawang.
Bupati mengajak agar semua kalangan masyarakat bisa bersama-sama menjaga iklim investasi, agar ke depan investasi di Karawang semakin meningkat.
Pada semester I tahun 2026, dengan capaian investasi Rpp20,43 triliun berdampak langsung terhadap penyerapan sekitar 15 ribu tenaga kerja.
Nilai investasi yang masuk ke Karawang yang mencapai Rp20,43 triliun ini terdiri atas penanaman modal asing sebesar Rp15.957.442.033.511 dan penanaman modal dalam negeri sebesar Rp4.475.970.242.512.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Karawang, Iwan Ridwan menyampaikan, tingginya investasi ini menandakan masih tingginya kepercayaan investor terhadap Karawang.
Hingga kini, Karawang masih menjadi salah satu pusat kawasan industri yang didukung dengan infrastruktur yang lengkap. Sehingga masih banyak investor yang ingin menanamkan modalnya di Karawang.
âKarawang memiliki kawasan industri yang kuat, didukung infrastruktur dan keberadaan perusahaan berskala nasional maupun internasional. Faktor-faktor ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor," kata dia.
Pemkab Karawang akan terus berkomitmen untuk terus menjaga iklim investasi agar tetap kondusif, termasuk melalui peningkatan pelayanan kepada para pelaku usaha.
- Karawang
- Investasi
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kota Bogor Menjadikan CFD Sarana Membangun Kebiasaan Hidup Sehat
-
Minyak Belum Jinak, Rupiah Hari Ini Makin Rentan Melemah
-
AMSI: Media Kini Hadapi Tantangan Perubahan Perilaku Masyarakat dan AI
-
Selat Hormuz Terganggu, Dunia Hadapi Krisis Pupuk dan Energi: Bagaimana Indonesia?
-
Florikultura RI Makin Berbunga-bunga, Ekspor 2026 Tembus Rp3,51 Triliun
-
Volkswagen Lakukan PHK Besar-besaran, 100.000 Pekerja Kena Imbas
-
ASEAN dan Hong Kong Tandatangani Protokol untuk Mengubah Perjanjian Investasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.