Sabalenka Tampil Dominan di Laga Pembuka Australian Open 2025
Senin, 13 Jan 2025, 06:45 WIBMELBOURNE - Aryna Sabalenka mengawali langkahÂnya untuk meraih gelar ketiga berturut-turut di Australian Open dengan kemenangan meyakinkan atas Sloane Stephens, Minggu (12/1). Di hari pertama Grand Slam yang penuh tantangan akibat cuaca buruk, petenis Zheng Qinwen dan Casper Ruud juga mencatat Âkemenangan.
Unggulan pertama asal Belarusia itu sempat mengalami kendala di set pertama, tapi berhasil mengendalikan pertandingan melawan juara US Open 2017 tersebut. Sabalenka menang 6-3, 6-2 dalam waktu 71 menit di Rod Laver Arena.
Sabalenka kini mengejar rekor menjadi petenis perempuan pertama sejak Martina Hingis (1997â1999) yang berhasil memenangkan tiga gelar berturut-turut di Melbourne Park. Jika kembali mengangkat trofi Daphne Akhurst Memorial Cup, dia akan bergabung deÂngan nama-nama besar seperti Margaret Court, Evonne Goolagong, Steffi Graf, MoÂnica Seles, dan Hingis sebagai Âpemain yang berhasil mencetak hattrick kemenangan di turnamen ini.
âPertandingan melawan dia selalu berat. Mungkin saya tidak bermain dalam performa terbaik, tetapi saya senang bisa menyelesaikan pertandingan dalam dua set,â ujar Sabalenka, yang sebelumnya memenangkan turnamen pemanasan di ÂBrisbane.
Sedangkan juara Olimpiade Zheng Qinwen, unggulan kelima sekaligus finalis tahun lalu, mendapat kehormatan memainkan pertandingan pembuka di lapangan utama melawan Anca Todoni, Âpetenis peringkat 110 asal Rumania.
Zheng meraih kemenangan 7-6 (7/3), 6-1, meski terlihat masih mencari ritme setelah memutuskan untuk tidak mengikuti turnamen pemanasan. Dia sempat memiliki peluang menyelesaikan set pertama pada kedudukan 5-3, tetapi Todoni bangkit sebelum Zheng Âakhirnya menutup set dengan tie break dan mendominasi set kedua.
âPertandingan pertama selalu sulit.Saya hanya senang bisa melewati laga ini, terutama tiebreak, dan menemukan ritme permainan,â ujar dia.
Pemain berusia 22 tahun ini tampil memukau sepanjang 2024, dengan pencapaiannya di Australian Open yang mendorongnya meraih emas Olimpiade, termasuk Âmengalahkan Iga Swiatek, serta memenangkan tiga gelar WTA.
Sementara Zheng berhasil menyelesaikan pertandingannya, aksi di lapangan luar Melbourne Park dihentikan hanya sejam setelah dimulai karena badai yang menyebabkan langit menjadi gelap. Petir dan hujan deras memaksa para pemain dan penonton mencari Âperlindungan, menciptakan tantangan besar bagi panitia yang kini menghadapi penumpukan jadwal Âpertandingan. ben/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Wisata Rasa Bumi Pasundan Jadi Referensi Baru Pengembangan Pariwisata Jawa Barat
-
Aldila Sutjiadi Siap Tampil di Australia Open 2026, Hadapi Wakil Tuan Rumah di Laga Perdana
-
Carlos Alcaraz Simbol Era Baru Tenis Dunia
-
Alexander Zverev Amankan Tempat di Semifinal Australia Open Usai Kalahkan Learner Tien
-
Djokovic Kembali Bertanding, Sinner dan Keys Hadapi Ujian di Hari Kelima Australia Open
-
Nomor HP Lapor Pak Purbaya (Video Khas Koran Jakarta)
-
Privasi Pemain Jadi Sorotan, Australia Open Lakukan Evaluasi Kebijakan Kamera
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.