Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Trauma Berkepanjangan, Pemprov Jabar Siap Bantu Siswi yang Jadi Korban Perundungan Garut

26 Sabtu, 11 Jan 2025, 19:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Trauma Berkepanjangan, Pemprov Jabar Siap Bantu Siswi yang Jadi Korban Perundungan Garut Cegah Trauma Berkepanjangan, Pemprov Jabar Siap Bantu Siswi yang Jadi Korban Perundungan Garut Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin memberikan keterangan di Bandung.

Bandung - Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengungkapkan bahwa dinas di provinsi siap membantu aspek kesehatan siswi yang menjadi korban dugaan perundungan di Kabupaten Garut beberapa waktu lalu.

Bey mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Garut yang didapatkannya dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar, bahwa asesmen psikologis pada korban telah dilakukan sejak 9 Januari 2025.

"Jadi yang pertama traumanya sebisa mungkin kita minimalisasi atau dihilangkan, bayangkan kalau anak trauma akan panjang. Kalau perlu bantuan, Dinas (Provinsi) sudah siap, kalau memerlukan pemeriksaan (medis) dan lain sebagainya kita siap," ucap Bey di Bandung, Sabtu.

Pemerintah Provinsi Jabar melalui DP3AKB, kata Bey, terus bersinergi dengan DP3AKB di Kabupaten Garut melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dalam memberikan pendampingan kepada korban, dan juga menjalani visum di RSUD Dr Slamet, Kabupaten Garut.

"Pengobatan saat ini oleh Pemkab Garut, pada dasarnya kami ingin korban mendapatkan pelayanan terbaik," ujar Bey.

Dia memastikan korban kasus perundungan di Kabupaten Garut mendapatkan asesmen psikologis oleh psikolog untuk menghilangkan trauma psikis dan fisik yang dialami korban.

Berdasarkan laporan yang diterima, Bey mengatakan bahwa korban mengalami trauma fisik dan psikologis akibat tindakan tak bertanggung jawab hingga pelecehan seksual dari beberapa pelaku yang usianya sebaya dengan korban.

"Tindakan dari Pemerintah Provinsi Jabar, ada pendampingan. Saya berharap kepada seluruh masyarakat, mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian serupa, bila ada sebaiknya langsung dilaporkan saja," ucap Bey.

Sebelumnya, diinformasikan seorang siswi SD di Kabupaten Garut berinisial D (12), diduga menjadi korban perundungan dan kekerasan yang dilakukan teman sebayanya sejak masih di taman kanak-kanak (TK).

Kasus tersebut semakin memprihatinkan karena korban mengalami luka serius di bagian kelaminnya, yang kini mengakibatkan pembengkakan dan infeksi.

Linda Atikah (32), ibu korban, mengatakan putrinya masih trauma akibat kejadian tersebut. Untuk melindungi anaknya, Linda bahkan memutuskan pindah tempat tinggal ke kawasan Kiaracondong, Kota Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Kemnaker: BSU 2026 Masih Dikaji

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemnaker: BSU 2026 Masih Di...

DPR Dukung Penindakan Tegas Pelaku Karhutla

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
DPR Dukung Penindakan Tegas...
Megapolitan
Polda Metro Gelar Operasi P...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.