Kunjungan ke Museum NTT Selama 2024 didominasi oleh Pelajar
Kamis, 09 Jan 2025, 21:25 WIBKUPANG - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan bahwa selama tahun 2024 kunjungan ke museum NTT didominasi oleh para pelajar dengan total kunjungan mencapai 5.990 orang.
âSelama tahun 2024 jumlah kunjungan ke museum NTT mencapai 10.360 orang dan dari jumlah itu pelajar yang terbanyak,â kata Kepala UPTD Museum Daerah NTT Aplinuksi Asamani di Kupang, Kamis.
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan minat pengunjung di Museum NTT selama tahun 2024 dan program tahun 2025.
Dia merinci, untuk pengunjung dengan jumlah terbanyak kedua adalah mahasiswa dengan jumlah kunjungan mencapai 2.119 orang, kunjungan umum 1.721 orang, 530 wisatawan mancanegara, dan empat peneliti.
âTingginya tingkat kunjungan baik dari pelajar maupun mahasiswa menandakan adanya atensi generasi muda untuk mempelajari budaya sendiri,â ujar dia.
Ia juga mengapresiasi peran para guru dan dosen yang senantiasa mengarahkan para murid dan mahasiswanya untuk datang berkunjung serta belajar di Museum Daerah NTT.
Menurut dia museum merupakan wadah edukasi untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda NTT.
âDi tengah arus globalisasi, penting bagi generasi muda NTT untuk terus belajar dan berakar pada budaya sendiri,â kata Aplinuksi.
Terkait koleksi di Museum Daerah NTT sendiri, kata dia, saat ini berjumlah 7.476 buah yang terbagi dalam sepuluh jenis koleksi utama.
Sepuluh jenis koleksi tersebut meliputi geologika, biologika, etnografika, historika, numismatika/heraldika, filologika, keramologika, seni rupa, dan teknologika. Adapun jenis etnografika menjadi koleksi terbanyak dengan total 4.977 buah.
Museum Daerah NTT, kata Aplinuksi, terus berinovasi dengan program-program publik demi menjangkau lebih banyak masyarakat umum.
âKami selalu terbuka untuk program kolaboratif demi pelestarian dan penanaman nilai-nilai budaya NTT,â katanya.
Saat ini, Museum Daerah NTT yang dirintis sejak 1977 telah berstatus sebagai Museum Tipe A.
Museum ini dibuka setiap hari Senin sampai Jumat pada jam kerja dengan tarif masuk Rp5 ribu per orang untuk semua kategori pengunjung.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Pemprov Papua Barat Daya Investasi SDM, Biayai Pendidikan Dokter Spesialis
-
Berkah Ramadan, Omzet UMKM di Lebak Meningkat
-
Mau Cari Suasana Baru? Weekend at Parapuar, Cara Baru Nikmati Sisi Darat Labuan Bajo
-
Pemerintah: Enam Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2026
-
Diduga Produksi Petasan, Dua Pelajar Tulungagung Diamankan Polisi
-
Menko Ekonomi: WFH untuk Swasta Tergantung Kebutuhan
-
Sambut Pemudik Mulai 13 Maret, InJourney Airports Pastikan Kesiapan Operasi dan Layanan 37 Bandara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.