Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Wajib Tahu Ini, TNBTS Tutup Akses Kaldera Tengger Selama Wulan Kapitu

📅 Sabtu, 04 Jan 2025, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisatawan Wajib Tahu Ini, TNBTS Tutup Akses Kaldera Tengger Selama Wulan Kapitu Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Arsip Foto : Sejumlah jip wisata melintasi kawasan Lautan Pasir, di Gunung Bromo.

Malang - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara waktu akses kunjungan bagi wisatawan dan kendaraan bermotor di Kaldera Tengger, di kawasan wisata Gunung Bromo selama berlangsungnya Wulan Kapitu.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan, penutupan akses kawasan tersebut akan mulai diterapkan pada 27 Januari 2025 pukul 15.00 WIB hingga 28 Januari 2025 pukul 23.59 WIB.

"Penutupan akses kunjungan wisatawan dan kendaraan bermotor di Kaldera Tengger, kecuali ada kondisi kedaruratan," kata Rudi.

Penutupan ini, kata dia, merupakan upaya untuk menghormati adat dan budaya yang dipegang oleh masyarakat Tengger.

"Penutupan dilakukan untuk menghormati adat dan budaya Masyarakat Tengger yang menjalankan ritual puasa mutih selama satu bulan penuh," ucapnya.

Kawasan tersebut akan kembali di buka, pada 29 Januari 2025 pukul 01.00 WIB.

Jadwal pelaksanaan penutupan akses bagi wisatawan dan kendaraan bermotor tertuang di dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.1/T.8/TU/KSA.5.1/B/01/2025 tentang Pembatasan Kunjungan Wisata Alam dan Kegiatan Masyarakat Pada Wulan Kapitu 2025.

Selain itu, Rudi menyatakan bahwa kunjungan wisata yang ada di kawasan Ranu Regulo masih tetap dibuka, melalui akses pintu masuk dari Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang dengan batas kendaraan sampai ke wilayah Jemplang.

Pembatasan akses juga berlaku dari arah Kabupaten Pasuruan, dimana nantinya kendaraan milik wisatawan hanya bisa masuk sampai Wonokitri.

"Yang dari arah Kabupaten Probolinggo itu sampai dengan pintu masuk Cemorolawang," ujar dia.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berharap wisatawan bisa mematuhi kebijakan yang telah diambil ini, sebagai bentuk menghormati adat dan kebudayaan dari masyarakat Tengger.

"Masyarakat, pengunjung, pelaku jasa wisata, dan pihak-pihak terkait untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.