Ditjen Hubla Pastikan Kelaiklautan dan Kesiapan Armada
Kamis, 02 Jan 2025, 12:42 WIBJAKARTA â Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt. Antoni Arif Priadi, menyerukan komitmen penuh dari seluruh jajaran Kementerian Perhubungan dalam menyambut arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Hal ini disampaikannya dalam Apel Kesiapsiagaan Posko Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok.
Sebagai salah satu moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat terutama di daerah kepulauan, angkutan laut juga dipilih masyarakat sebagai solusi untuk menghindari kepadatan lalu lintas darat.Â
âUntuk itu, saya meminta seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk memastikan kesiapan armada kapal, meningkatkan koordinasi dengan stakeholder terkait, memperketat pengawasan terhadap kapasitas penumpang kapal, serta mengoptimalkan armada di sejumlah ruas agar tidak terjadi penumpukan penumpang,â tegasnya dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.Â
Pemerintah memprediksi akan ada lonjakan volume penumpang sebesar 33% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total mencapai sekitar 2,3 juta penumpang dibandingkan tahun lalu.Â
âUntuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyiapkan armada angkutan laut sebanyak 765 kapal dengan kapasitas 29.972 penumpang," ujar Capt. Antoni.
Ia menuturkan, menghadapi cuaca ekstrem pada bulan-bulan menuju Nataru, peningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran pun kian ditingkatkan, khususnya terhadap pengawasan kapasitas penumpang.
"Saya telah menginstruksikan kepada seluruh Kepala KSOP dan UPP untuk memastikan armada kapal siap beroperasi dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap standar keselamatan, kapasitas penumpang, dan ketersediaan alat keselamatan," tegasnya.
Sebagai pusat informasi serta penanganan cepat jika terjadi insiden, Antoni menggarisbawahi bahwa Kemenhub juga menyediakan Posko Pemantauan yang akan beroperasi di 264 titik mulai 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025.Â
"Posko ini melibatkan berbagai instansi agar koordinasi penanganan insiden dapat dilakukan lebih cepat dan taktis," tuturnya.
Sedangkan, secara khusus terkait cuaca ekstrem, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BMKG setempat untuk menyebarluaskan prakiraan cuaca kepada masyarakat maritim untuk mewaspadai terjadinya cuaca buruk.
Dirjen Perhubungan Laut, dalam arahannya, menekankan bahwa komitmen, kolaborasi, koordinasi dan integritas sebagai kunci keberhasilan penyelenggaraan mudik Natal dan Tahun Baru 2024/2025 agar berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Didorong Stimulus Ekonomi, Penumpang Nataru PELNI Melonjak 12,3%
-
Humas KAI: Masyarakat Kini Sudah Bisa Pesan Tiket Kereta Liburan Nataru
-
Peningkatan jumlah penumpang kereta
-
Hadapi Libur Natal, Bandara Soetta Layani Lebih dari 1,18 Juta Penumpang
-
Pemeriksaan angkutan umum menghadapi Natal dan tahun baru
-
Menteri PU: Ruas Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Siap Dukung Kelancaran Nataru
-
Persiapan Angkutan Nataru Pelni
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.