Ini yang Dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk Antisipasi Banjir Joglo Solo
Minggu, 29 Des 2024, 02:30 WIBSolo - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY berupaya mengantisipasi banjir yang terjadi di kawasan persimpangan Joglo Solo.
Kepala BBPJN Jawa Tengah-DIY Khusairi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu, mengatakan, saat ini tim di lapangan terus berupaya menyelesaikan beberapa detil teknis di lapangan, termasuk perbaikan hasil pra-audit keselamatan jalan dan penanganan antisipasi banjir.
"Kami terus mengawasi setiap perkembangan di lapangan. Saat ini, fokus utama kami adalah menyelesaikan defect pekerjaan serta memenuhi hasil pra-audit keselamatan jalan," katanya.
Selanjutnya, dikatakannya, pada Januari 2025 akan dilanjutkan dengan tahap audit keselamatan jalan.
"Dengan demikian, underpass Joglo dan fasilitasnya ini nantinya tidak hanya siap digunakan tetapi juga memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat," katanya.
Selain itu, soal banjir yang terjadi di kawasan sekitar Simpang Joglo saat ini dilakukan penanganan melalui koordinasi lintas sektoral dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Surakarta, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, dan Balai Teknik Sungai.
"Penanganan sementara sudah kami lakukan untuk mengurangi dampak banjir di kawasan Joglo," katanya.
Selain itu, BBPJN dengan pihak terkait sedang melakukan analisa dan kajian teknis jangka panjang untuk solusi yang komprehensif.
Untuk penanganan sementara tersebut, pihaknya juga menyiagakan enam unit pompa mobile yang tersebar di beberapa lokasi simpang Joglo, yaitu area manhole frontage, Jalan Solo Purwodadi sebelum cross drain, dan Jalan Kerinci Dalam.
"Selain itu, dua pompa mobile tambahan dari BPBD dan BBWS Bengawan Solo juga disiapkan untuk digunakan jika diperlukan," katanya.
Langkah lain yakni melakukan normalisasi saluran tanah milik Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I di sisi barat rel elevated yang berfungsi sebagai outlet, penggantian saluran eksisting yang menjadi penyempitan pada crossing jalan warga di samping UD Sriboga, serta mengalirkan air dari saluran warga dengan memanfaatkan saluran terbangun sesuai cross drain jalan awal.
"Pembersihan saluran-saluran termasuk saluran permukiman warga di Desa Sambirejo juga terus dilakukan untuk memastikan aliran air lebih lancar," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
-
Pemprov DKI Beri Santunan dan Jamin Pendidikan Anak Korban Tabrakan KRL-Argo Bromo
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.