- Home
-
- Luar Negeri
-
- Vanuatu Alami Kerusakan Pa...
Vanuatu Alami Kerusakan Parah Akibat Gempa Magnitudo 7,4
Rabu, 18 Des 2024, 00:09 WIBJAKARTA - Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Ibu Kota Vanuatu, Port Vila, pada Selasa sehingga menyebabkan "kerusakan yang cukup parah" di beberapa bangunan, termasuk sebuah gedung misi diplomatik bersama.
Gempa itu terjadi di 30 kilometer sebelah barat Port Vila, pada pukul 12.47 waktu setempat (08.47 WIB), dengan kedalaman 43 kilometer, ungkap Survei Geologi Amerika Serikat (AS).
Setidaknya satu orang tewas dan triase massal untuk para korban didirikan di sebuah rumah sakit di Port Vila usai gempa mengguncang Vanuatu, lapor Australian Broadcasting Corporation (ABC).
Informasi perihal tingkat kerusakan terhambat oleh komunikasi yang terganggu, dengan saluran telepon dan situs web pemerintah terputus, namun berbagai laporan kerusakan yang meluas mulai muncul di media sosial beberapa jam pascagempa, seperti dilaporkan The Guardian Australia.
The Guardian Australia mengutip pernyataan Dan McGarry, jurnalis yang berbasis di Port Vila, yang menuturkan dirinya melihat tiga orang di brankar "dengan kondisi yang memprihatinkan," di luar sebuah rumah sakit.
Seorang juru bicara Palang Merah di Fiji menyampaikan bahwa para petugas di lapangan melaporkan kerusakan yang signifikan, imbuh media itu.
Rekaman video yang dibagikan oleh Vanuatu Broadcasting and Television Corporation menunjukkan kerumunan massa di luar Vila Central Hospital terlihat menggotong warga yang terluka ke atas tandu.
"Ini merupakan gempa bumi terdahsyat yang pernah saya alami selama 21 tahun saya tinggal di Vanuatu dan Kepulauan Pasifik. Saya sudah melihat banyak gempa bumi dahsyat, (namun) tidak pernah seperti ini," ujar McGarry.
Gedung kedutaan besar Inggris, AS, Prancis, dan Selandia Baru mengalami kerusakan akibat gempa tersebut, lapor ABC.
Gedung Komisi Tinggi Selandia Baru, yang berada di lokasi yang sama dengan misi AS, Prancis, dan Inggris, "mengalami kerusakan parah", kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Selandia Baru dalam sebuah pernyataan.
Banyak bangunan besar roboh di Port Vila, aliran listrik padam, dan pasokan air terputus di sebagian besar wilayah ibu kota tersebut, kata Care Australia, lembaga kemanusiaan nirlaba, dalam sebuah pernyataan.
Komisi Tinggi Australia di Port Vila dievakuasi selama gempa pada Selasa itu, lapor ABC.
Gangguan komunikasi terjadi di seluruh negara tersebut, tambah pernyataan dari Selandia Baru, sementara Komisi Tinggi Australia di Vanuatu mengatakan sistem komunikasi mereka juga terdampak usai gempa menghantam negara itu.
Berita Terkait:
-
Fashion on Pedestrian di Banyuwangi
-
Bupati Lumajang Indah Amperawati Perpanjang Status Darurat Erupsi Semeru hingga 2 Desember 2025
-
Dikabarkan Sakit Parah Bikin Khawatir Penggemar, Dolly Parton: Saya Belum Mati
-
Carlos Alcaraz Juara Australian Open 2026 Usai Hancurkan Ambisi Djokovic
-
Spider-Man 4 Versi Sam Raimi Mulai Bergerak Lagi, Tobey Maguire Bisa Kembali ke Kostum Legendarisnya?
-
Gizi Seimbang Sangat Penting bagi Anak. Orangtua Menjadi Kunci Pelaksanaan
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Jakarta Mulai 10-31 November, Buruan Bayar PKB!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.