- Home
-
- Megapolitan
-
- BPBD Optimalkan Atasi Banj...
BPBD Optimalkan Atasi Banjir Rob di Jakarta
Senin, 16 Des 2024, 17:48 WIBJAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengoptimalkan berbagai upaya guna mengatasi banjir rob yang terjadi di Jakarta.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya dengan pendekatan jangka panjang dan jangka pendek untuk mengatasi banjir rob.
âPenanganan banjir rob di Jakarta merupakan salah satu tantangan besar yang terus menjadi fokus perhatian pemerintah daerah,â kata Yohan di Jakarta, Senin.
Yohan menjelaskan, banjir rob di Jakarta umumnya terjadi di pesisir utara kota, terutama di kawasan Kota Tua, Muara Angke, Pluit, Ancol dan sekitarnya.
Banjir rob disebabkan oleh pasang air laut yang tinggi, yang semakin diperburuk oleh faktor penurunan tanah (land subsidence) serta perubahan iklim yang menyebabkan kenaikan permukaan laut.
Sebagai upaya penanganan banjir rob di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta melakukan pembangunan infrastruktur tanggul laut (giant sea wall), peningkatan sistem drainase dan normalisasi sungai dan pembangunan waduk dan sistem penampungan air.
Selain itu dilakukan pula pembangunan sumur resapan dan pengelolaan air tanah, sistem peringatan dini dan monitoring, pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat, relokasi dan penataan kawasan serta kolaborasi dengan pihak swasta.
???????
Untuk saat ini berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), prediksi banjir rob yang terakhir sampai 20 Desember masih berlaku. Ini berarti tingkat risiko banjir rob yang tinggi diperkirakan berlangsung hingga periode tersebut.
"Namun, karena faktor cuaca dan pasang surut yang sangat dinamis, BPBD akan terus melakukan pembaharuan informasi secara berkala melalui media resmi BPBD DKI seperti website maupun media sosial,â kata Yohan.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Bukan Sekadar Destinasi Wisata, Bontang Kuala: Ruang Hidup yang Harmoni Antara Manusia dan Alam
-
Bank Dunia Bakal Hentikan Pinjaman ke Tiongkok pada 2031, Ini Sikap Beijing
-
Cegah Karhutla Makin Meluas, Tahura Dishut Kalsel Bentuk 18 Masyarakat Peduli Api
-
Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam
-
Ekonomi Dinilai Sulit Tumbuh di Atas 5 Persen
-
Ancaman Komputer Kuantum, Pemerintah Dorong Migrasi PQC Nasional
-
Pemkab Lombok Timur Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi dan Kelengkapan Izin Pengecer
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.