- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Jakpus Buka Posko L...
Pemkot Jakpus Buka Posko Layanan Ijazah Korban Kebakaran di Kemayoran
Kamis, 12 Des 2024, 17:10 WIBJAKARTA - Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat mendirikan posko layanan di lokasi pengungsian korban kebakaran Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12) untuk menampung aduan siswa sekolah yang ijazahnya ikut musnah dilalap api.
"Posko layanan pengaduan itu tersedia hingga Jumat (13/12) yang didirikan di lokasi pengungsian Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebon Kosong 09," kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat, Bambang Eko Prabowo saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Bambang menyebut posko layanan beroperasi sejak pukul 07.00 WIB hingga sore sekitar pukul 16.00 WIB. Selain itu, Bambang juga menyiagakan tiga orang petugas untuk menerima aduan warga.
"Hingga siang kemarin sudah ada sekitar 168 anak  terdampak kebakaran yang melaporkan ijazahnya," ujar Bambang.
Selain itu, Bambang menjelaskan, para orang tua siswa terdampak kebakaran juga ikut melaporkan anak mereka mulai dari tingkatan PAUD hingga SMK. Nantinya laporan tersebut akan ditelusuri lebih lanjut melalui data pelapor.
Data yang sudah benar, kata Bambang nantinya dilakukan proses pembuatan ijazah pengganti. Proses pengurusan ijazah tersebut sesuai dengan persyaratan yakni surat keterangan dari Kepolisian.
Lebih lanjut, pihak Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat juga berencana membuat laporan secara kolektif untuk seluruh anak warga penyintas kebakaran yang kehilangan ijazah mereka. Hal ini sebagai upaya Pemkot Jakarta Pusat dalam memudahkan proses pengurusan.
"Rencananya posko akan kami buka hingga Jumat (13/11) besok. Tapi kita akan lihat juga perkembangan di lapangan, kalau dibutuhkan kami akan perpanjang layanan posko," ucap Bambang.
Kebakaran di permukiman padat penduduk yang terjadi di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12) siang, diduga berasal dari rumah seorang pengepul rongsokan sampah plastik berinisial J.
Kebakaran tersebut berawal dari adanya percikan api dari rumah yang dijadikan pengepul rongsokan plastik milik warga berinisial J. Percikan api kemudian dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian bangunan semi permanen yang ada di kawasan tersebut.
Akibat kebakaran di pemukiman padat penduduk ini, sebanyak 1.800 jiwa dari 600 KK dan tujuh rukun tetangga (RT) yakni RT 03, 04, 05, 06, 07, 08 dan 09 (tergabung dalam RW 05) terdampak.
- kebakaran
- Pemkot Jakpus
- Layanan Ijazah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Tangerang Optimalkan Literasi Bergerak untuk Edukasi PP Tunas
-
Korsleting Listrik Hanguskan Gudang Onderdil Motor di Cengkareng
-
Jadwal Barcelona vs Real Madrid di Final Super Spanyol: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
-
Cafe Brasserie Expo 2025, Pemeran Kopi, Teh, Cokelat, dan Wine Segera Digelar
-
Kebakaran Hari Ini di Jakarta: 10 Bangunan Hangus di Lalap Api
-
La Liga Spanyol: Barcelona Boros Peluang, tapi Taklukkan Elche untuk Menjauh di Puncak Klasemen
-
Siapa Dony Tri Pamungkas, Pemain yang Dipuji dan Disukai Calvin Verdonk Gaya Bermainnya? Kenalin Yuk!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.