Tegas, Pemerintah Setop Impor Jagung untuk Pakan Ternak

Senin, 09 Des 2024, 22:07 WIB

JAKARTA –Pemerintah telah memutuskan untuk meniadakan impor beberapa pangan pokok strategis untuk tahun 2025. Hal itu dikemukakan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sesuai menggelar 'Rapat Koordinasi Terbatas Penetapan Neraca Komoditas Pangan Tahun 2025' di Jakarta, pada Senin (9/12). Langkah tegas ini dilakukan agar Indonesia semakin dekat dengan visi swasembada pangan besutan Presiden Prabowo Subianto.

"Kita baru saja rapat memutuskan tentang neraca komoditas untuk tahun 2025. Pertama, (ada) berita gembira bahwa 2025 kita tidak akan impor jagung untuk pakan ternak. Nol ya, nggak ada impor lagi. Kedua, kita tidak akan impor lagi garam untuk konsumsi. Jadi tidak impor jagung untuk pakan. Tidak impor garam untuk konsumsi. Tidak impor gula untuk konsumsi. Tidak impor beras untuk konsumsi," papar Zulhas.

Ket. Foto: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Senin (9/12) menegaskan Pemerintah telah memutuskan untuk meniadakan impor beberapa pangan pokok strategis untuk tahun 2025 — Sumber: Badan Pangan Nasional

"Jadi kita akan coba kerja keras selama 2 tahun ini. Untuk industri pun kita juga akan produksi. Bisa kita Insya Allah 2027, perintah presiden swasembada pangan, kita amankan. Mohon doa dan dukungannya karena Bapak Presiden luar biasa. Political will-nya dari Bapak Presiden, dukungan swasembada pangan luar biasa. Oleh karena itu, kami meyakini paling lambat 2027, kita swasembada pangan," tandasnya.

Swasembada pangan tersebut dilaksanakan pemerintah dengan upaya akselerasi produksi pangan dalam negeri. Kepala Badan Pangan Nasional/NFA Arief Prasetyo Adi mengungkapkan semangat Presiden Prabowo yang mengarahkan hingga level kecamatan agar bersama-sama mewujudkan swasembada pangan.

"Semangat swasembada pangan tadi Bapak Presiden dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa memang harus disiapkan produksi dalam negeri. Harapan beliau, swasembada pangan yang menyeluruh. Jadi maksudnya setiap daerah diminta untuk menyiapkan upaya itu. Mulai dari provinsi, kabupaten, kalau perlu sampai kecamatan, itu menyiapkan swasembada. Kita gotong royong," ungkap Arief.

"Jadi maksudnya kita semua seperti Pak Menko Pangan sampaikan tadi, fokusnya adalah pada produksi dalam negeri. Apa yang bisa diproduksi dalam negeri, itu harus dipenuhi dari dalam negeri. Nah Bapak Presiden menyampaikan kita itu bangsa yang kuat, bangsa yang mampu untuk melakukan ini semuanya sendiri. Jadi jangan ketergantungan pangan terhadap luar negeri. Itu perintahnya tadi. Ini masalah harga diri bangsa. Beliau tadi sampaikan begitu," sambungnya.

Arief sebut telah ada beberapa komoditas pangan pokok yang telah mampu dipenuhi pasokannya dari hasil produksi domestik. "Ini semangatnya adalah untuk swasembada, makanya tadi semua impor kan dipotong-potong. Daging ayam kita sudah sufficient. Telur juga sudah. Sufficient itu maksudnya sudah mampu dipenuhi dari petani kita. Bawang merah sudah dipenuhi betul. Beras Insya Allah ini sudah terpenuhi. Gula konsumsi juga," bebernya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.