Kendalikan Inflasi, Wamentan Sudaryono Dorong Semarang Perkuat Urban Farming
Minggu, 08 Des 2024, 15:12 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mendorong Masyarakat di Kota Semarang untuk menggalakan kembali konsep pertanian kota alias urban farming sebagai upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan.
Menurut Wamentan Sudaryono, urban farming sangat bagus dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri, sekaligus membantu negara dalam mengendalikan inflasi. Urban farming merupakan program masa depan yang harus dikembangkan secara berkelanjutan.
âSaya sudah mendengar urban farming di Semarang berjalan masif. Industrinya juga bagus bahkan sudah ada yang ekspor,â ujar Wamentan Sudaryono saat membuka Simpang Lina Farmer Market di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu, (8/12)
Wamentan Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar ini mengatakan bahwa Kota Semarang memiliki potensi besar dalam mengembangkan pertanian modern berbasis kota. Selain pasar yang sangat luas, Semarang juga merupakan salah satu daerah terpadat di Provinsi Jawa Tengah.
âSaya kira walaupun Semarang itu namanya kota tapi dari sisi pertanian modern sudah sangat bagus dan bisa mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan,â katanya.
Selain itu, Wamentan Sudaryono juga mengungkapkan bahwa salah satu program dari Kementerian Pertanian yang relevan dengan upaya urban farming ini adalah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).Â
Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dengan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dalam menanam tanaman pangan, buah-buahan, dan tanaman obat keluarga (toga).
"Program KRPL bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan di rumah tangga. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik," tambah Wamentan Sudaryono.
Mengenai hal ini, kata Wamentan Sudaryono, pemerintah siap memfasilitasi penguatan urban farming baik dari sisi pendampingan maupun penguatan benih unggul.
âKalau dari kementan, karena saya wakil menteri pertanian silahkan Bu Wali (Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu) untuk meneruskan program urban farming ini. Nanti kalau misalnya ada yang perlu kita bantu, insyaalah kira siap bantu. Bentuk dukungan kami adalah bisa melalui bibit dan bantuan bagi petani milenial kita seperti pendampingan dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian,â paparnya.Â
Mengenai hal ini, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan terimaksih atas arahan dan berbagai bantuan yang diberikan pemerintah pusat terhadap pembangunan dan pengembangan sektor pertanian di Kota Semarang.
âTerimaksih untuk Pak Wamen (Sudaryono) dan juga jajaran kementerian pertanian yang selama ini turut berkontribusi dalam mengembangkan sektor pertanian kota (urban farming) di Semarang,â jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wamentan Sudaryono bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, serta unsur Forkompinda Kota Semarang, meninjau sejumlah produk hasil olahan pertanian lokal, seperti tanaman pangan, sayuran, hingga tanaman hias. Sebagai bentuk dukungan, Wamentan Sudaryono juga memborong berbagai produk olahan pertanian lokal tersebut.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Demo Mahasiswa di Jakarta, 4.151 Personel Gabungan dan 500 Satpol PP Disiagakan
-
Status Bebas Virus Berakhir, Flu Burung Paling Mematikan di Dunia Akhirnya Jebol Australia
-
Soal Tarif Bus Transjabodetabek, Pramono Tegaskan Tak Semua Rute Alami Kenaikan
-
Kementerian Kebudayaan Perkuat Pelestarian Tradisi Marapu di NTT
-
Literasi Warga Konawe Kepulauan Ditingkatkan Terkait Soal Keuangan
-
Telkom Group Dukung Kelancaran Ibadah Haji di Tanah Suci dengan Perkuat Infrastruktur dan Layanan
-
Jakarta Dapat Menjadi Model Pelayanan secara Nasional dalam Gerai MPP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.