Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Tunjuk Mantan Senator dan Pebisnis David Perdue sebagai Dubes untuk Tiongkok

📅 Jumat, 06 Des 2024, 13:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Tunjuk Mantan Senator dan Pebisnis David Perdue sebagai Dubes untuk Tiongkok Doc: AFP/Dominick Reuter
Ket. Mantan Senator AS David Perdue berbicara kepada media di Trump Tower di New York setelah pertemuan dengan Presiden terpilih AS Donald Trump pada 2 Desember 2016.

WASHINGTON - Presiden terpilih Donald Trump memilih sekutu politik dan mantan senator Georgia David Perdue sebagai duta besar AS untuk Tiongkok, mitra dagang utama yang akan dikenakan tarif yang berat.

"Malam ini, saya mengumumkan mantan Senator AS, David Perdue, telah menerima pengangkatan saya sebagai Duta Besar Amerika Serikat berikutnya untuk Republik Rakyat Tiongkok," tulis Trump di media sosial.

Perdue (74), seorang eksekutif bisnis dan politisi, menjabat sebagai senator untuk Georgia dari tahun 2015 hingga 2021, namun gagal dalam pencalonan gubernur negara bagian tersebut pada tahun 2022.

Jika dikonfirmasi oleh Senat, Perdue akan memainkan peran kunci dalam mengelola hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dua ekonomi terbesar di dunia. 

Sebagai sekutu Trump, ia mendukung klaim palsu Trump mengenai dugaan penipuan dalam pemilihan presiden 2020, di mana miliarder dari Partai Republik itu kalah dari Joe Biden.

Dewan juri khusus merekomendasikan untuk mendakwa Perdue atas klaim tersebut, tetapi jaksa wilayah akhirnya menolak.

Trump memicu perang dagang dengan Tiongkok selama masa jabatan terakhirnya, dan telah berjanji akan kembali menggunakan tarif sebagai senjata demi memprioritaskan manufaktur AS. 

Ia memuji Perdue sebagai "pendukung setia" dalam unggahan media sosialnya, dan memuji pengalaman bisnisnya yang membuatnya sangat cocok untuk peran diplomatik di Beijing.

"Dia akan berperan penting dalam pelaksanaan strategi saya untuk menjaga perdamaian di kawasan, dan hubungan kerja yang produktif dengan para pemimpin Tiongkok," kata Trump. 

"David telah menjadi pendukung dan teman yang setia, dan saya berharap dapat bekerja sama dengannya dalam peran barunya!"

Perdue berasal dari keluarga pengusaha terkemuka di Georgia, yang paling dikenal karena kerajaan industri ayam mereka.

Saat di Senat, ia bertugas di Komite Angkatan Bersenjata -- mengepalai subkomite Kekuatan Laut -- dan di Komite Hubungan Luar Negeri. 

Ia adalah salah satu anggota Kongres terkaya, dan salah satu pedagang paling aktif di pasar saham saat menjabat. Pada tahun 2020, New York Times melaporkan bahwa Departemen Kehakiman AS telah menyelidikinya atas kemungkinan terlibat skandal insider trading.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.