Gelar IGA 2024, BSKDN Kemendagri Pacu Inovasi Merata di Seluruh Daerah

Jumat, 06 Des 2024, 13:13 WIB

SURABAYA - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Innovative Government Award (IGA) 2024. Kali ini ajang tersebut digelar di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (5/12/2024). Ajang penghargaan tahunan ini bertujuan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (Pemda) yang berhasil mengembangkan inovasi secara berkelanjutan di wilayahnya masing-masing.

Sejalan dengan itu, Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo menyoroti tren meningkatnya pelaporan inovasi daerah dari tahun ke tahun yang masih belum dibarengi dengan pemerataan inovasi di seluruh daerah di Indonesia. Untuk itu, Yusharto mengatakan, pihaknya berkomitmen memacu setiap daerah meningkatkan kontribusinya dalam pelaporan inovasi daerah.  

Ket. Foto: Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam acara Innovative Government Award (IGA) 2024. — Sumber: Dok. Kemendagri

"529 (daerah) telah melaporkan inovasinya, dengan total jumlah inovasi yang berhasil kami himpun tahun ini sebanyak 31.719 inovasi. Ini merupakan capaian tertinggi sepanjang penyelenggaraan IGA di Kementerian Dalam Negeri sejak tahun 2017 hingga saat ini," ungkap Yusharto. 

Kendati demikian, dirinya menggarisbawahi masih terjadinya kesenjangan inovasi antar-kawasan di Indonesia. Sebanyak 75,34 persen inovasi yang tercatat berasal dari regional Jawa dan Sumatera. Sementara kawasan Papua hanya menyumbang 1,19 persen dari total inovasi nasional.

“Kesenjangan ini perlu mendapat perhatian kita semua untuk memberikan atensi yang lebih luas kepada daerah-daerah yang belum giat berinovasi dan menerapkannya dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan daerah sehari-hari," jelasnya. 

Di sisi lain, Yusharto menjelaskan, para penerima penghargaan IGA 2024 telah melewati 4 tahapan penilaian penting meliputi tahap penjaringan, pengukuran, presentasi kepala daerah nominator, dan tahap penilaian lapangan atau pengecekan kesesuaian presentasi kepala daerah dengan kondisi yang ada di lapangan.

“Setelah melalui 4 tahap penilaian IGA 2024, akhirnya ditetapkan 42 daerah terinovatif dari 6 kategori yang ada sebagai penerima penghargaan, terdiri dari 7 provinsi terinovatif, 17 kabupaten terinovatif, 9 kota terinovatif, 3 daerah tertinggal terinovatif, 3 daerah perbatasan terinovatif, dan 3 daerah wilayah Papua terinovatif,” ungkapnya.

Selain 6 kategori tersebut, dia menambahkan, Kemendagri juga memberikan penghargaan kepada Pemda dengan kategori sangat inovatif yang memiliki hasil Indeks Inovasi Daerah (IID) akhir lebih dari 60,00. Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada daerah dengan nilai inovasi tertinggi di masing-masing regional. Di samping itu, penghargaan juga diberikan kepada daerah dengan pengiriman laporan inovasi tercepat. Beragam penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan stimulasi Kemendagri terhadap Pemda yang terus berupaya meningkatkan inovasinya.

“Kami ucapkan selamat kepada daerah-daerah yang menerima penghargaan IGA tahun ini. Kami berharap penghargaan ini dapat memacu seluruh daerah tanpa terkecuali untuk meningkatkan kualitas layanan publik di wilayah masing-masing demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, berikut daftar daerah penerima penghargaan IGA Tahun 2024.

Kategori Provinsi Terinovatif: Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Sumatera Selatan, dan Provinsi Bali.

Kabupaten Terinovatif: Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Balangan, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bangka, Kabupaten Sampang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Blora, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Pamekasan.

Kota Terinovatif:  Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Bekasi, Kota Padang Panjang, Kota Palembang, Kota Batu, Kota Pekalongan, Kota Makassar, dan Kota Bima.

Daerah Tertinggal Terinovatif: Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Nias Utara.

Daerah Perbatasan Terinovatif: Kabupaten Bintan, Kota Batam, dan Kabupaten Sambas.

Daerah Wilayah Papua Terinovatif: Kabupaten Sorong, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Kaimana.

(IKN)

Penulis: Tim Redaksi

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.