16 Orang Meninggal dan 7 Hilang akibat Banjir di Sumut
Selasa, 26 Nov 2024, 03:21 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan ada sebanyak 16 orang korban meninggal dunia dan tujuh yang dinyatakan hilang dalam pencarian atas bencana banjir disertai tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Tangkapan layar - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari memaparkan kondisi pencarian dan pertolongan korban bencana banjir disertai tanah longsor di empat kabupaten di Sumatera Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers bertajuk âDisaster Brefingâ di Jakarta, Senin (25/11), mengatakan bahwa jumlah korban tersebut tersebar di Kabupaten Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Karo, dan Deli Serdang yang dilanda bencana banjir dan longsor secara beruntun pada Sabtu (22/11) setelah sebagian besar wilayah Sumatera Utara diguyur hujan intensitas deras.
Dia menjelaskan secara rinci sampai dengan pukul 17.00 WIB ada sebanyak lima orang meninggal dunia dan dua orang hilang dalam pencarian di Kabupaten Deli Serdang.
Selanjutnya, jumlah korban meninggal dunia di Kabupaten Karo total ada sebanyak lima orang meninggal dunia dan lima hilang dalam pencarian. Lalu untuk korban bencana di Kabupaten Padang Lawas ada sebanyak empat meninggal dunia dan Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak dua orang meninggal dunia.
Abdul mengungkapkan bahwa setiap korban meninggal dunia di empat kabupaten tersebut sudah ditemukan dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dilakukan pemakaman.
Tim petugas gabungan di bawah komando Kepala Kantor SAR Medan sampai saat ini masih bersiaga dan melangsungkan upaya pencarian - pertolongan terhadap tujuh orang yang dinyatakan hilang.
âKhusus untuk pencarian terhadap korban hilang tanah longsor di Kabupaten Karo yang diketahui melanda destinasi wisata aliran sungai,â ujarnya, seraya menambahkan ada sebanyak 35 orang luka-luka di Tapanuli Selatan dan tiga korban luka-luka di Padang Lawas juga sudah mendapat pengobatan oleh tim medis yang dalam pengawasan Dinas Kesehatan kabupaten Âsetempat. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BNPB lakukan operasi modifikasi cuaca di Jambi
-
Berpotensi Kembali Tertekan, 18 Mei 2026
-
Pengelolaan Dana Otsus Papua Diminta Kurangi Kegiatan Seremonial
-
Pemprov Maluku Perluas Program Imunisasi hingga Wilayah Pelosok
-
Kenali Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Sejak Dini
-
Dorong Storytelling Konservasi Lewat Visual, Taman Safari Indonesia Buka Kompetisi Foto dan Video
-
Pelayanan Haji 2026 Dinilai Meningkat, Ombudsman Sumsel Beri Apresiasi.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.