Jalan Daerah Perkuat Konektivitas Sentra Pangan

Senin, 25 Nov 2024, 00:00 WIB

JAKARTA - Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) ditengarai membantu kelancaran distribusi pangan dari daerah sentra produksi pangan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadikan IJD sebagai program infrastruktur prioritas yang penting untuk dilanjutkan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Jawa Timur,tepatnya di Jembatan Jongbiru, Kabupaten Kediri, Kamis (21/11). Peninjauan dilakukan untuk memastikan manfaat IJD bagi masyarakat, serta bagikawasan sentra pertanian, industri, dan pariwisata.

Ket. Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo — Sumber: antara

Menteri Dody mengatakan, IJD menjadi salah satu program infrastruktur prioritas yang penting untuk dilanjutkan. “Tidak hanya karena kami melihat manfaat yang besar untuk masyarakat sekitar, tapi kami juga melihat masih banyak sentra produksi yang kesulitan untuk mencapai kota terdekat. Sehingga, menyebabkan harga drop dan petani tidak mendapat keuntungan,” kata Dody.

Menurut Dody, keberlanjutan pembangunan IJD juga selaras dengan tujuan utama Presiden Prabowo, yakni kemakmuran rakyat yang akan diwujudkan melalui program Asta Cita, terutama di bidang ketahanan pangan.

“Setelah Presiden kembali dari luar negeri, akan saya laporkan (mengenai rencana keberlanjutan IJD), untuk kemakmuran rakyat. Terlebih, IJD menjadi salah satu infrastruktur konektivitas yang menghubungkan sentra-sentra produksi pertanian dengan pasar,” tambah Dody.

Tingkatkan Kualitas

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali Gunadi Antariksa mengatakan, tujuan pelaksanaan IJD adalah untuk meningkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Timur.

“Di Provinsi Jawa Timur, kemantapan jalan nasional sepanjang 2.259 km adalah 96 persen. Sementara, jalan provinsi sepanjang 1.671 km, kemantapannya 86 persen. Dan untuk jalan kabupaten/kota sepanjang 35.499 km, kemantapannya 74 persen,” terang Gunadi.

Oleh karena itu, Kementerian PU melalui BBPJN Jawa Timur - Bali, Direktorat Jenderal Bina Marga telah melaksanakan program IJD TA 2023 dan 2024. “Pada TA 2023, terdapat 35 ruas jalan sepanjang 275,5 km yang tersebar di 22 kabupaten di Jawa Timur. Termasuk 2 jembatan dengan total panjang 185 m. Total anggarannya sebesar 925,5 miliar rupiah. Sementara, pada TA 2024 terdapat 15 ruas jalan sepanjang 51 km dengan anggaran 289,5 miliar rupiah yang tersebar di 19 Kabupaten/ Kota,” kata Gunadi.

Gunadi menambahkan, pengusulan ruas IJD yang akan ditangani dilakukan oleh Kementerian PU bersama dengan DPR RI. “Ada proses usulan dari Pemerintah Daerah dan DPR untuk kemudian kami evaluasi dan pilih sesuai prioritas dan kesiapan pelaksanaan. Mudah-mudahan dapat mempermudah konektivitas masyarakat, serta dapat mendukung sentra produksi pertanian yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat,” harap Gunadi.

Salah satu masyarakat yang tinggal di area Jembatan Jongbiru, Febriansyah, berterimakasih kepada Kementerian PU. “Dengan adanya pembangunan IJD,kondisi jalan sekarang semakin bagus. Kemudian, pengiriman hasil-hasil bumi dan pertanian ke pasar induk juga lancar. Jalur pendidikan juga semakin baik. Harapan saya, akan terus ada pembangunan IJD di wilayah pelosok, karena program ini bagus sekali untuk membantu Pemerintah Daerah dan masyarakat,” tandas Febriansyah.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.