- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ribuan Warga New Zealand G...
Ribuan Warga New Zealand Gelar Protes Perjuangkan Hak Maori
Rabu, 20 Nov 2024, 02:30 WIBWELLINGTON - Teriakan âhakaâ suku pribumi Maori bergema di seluruh ibu kota New Zealand pada Selasa (19/11), saat puluhan ribu orang berunjuk rasa menentang desakan kaum konservatif untuk mendefinisikan ulang perjanjian pendirian negara tersebut.
Aksi protes meluas di seluruh New Zealand setelah sebuah partai kecil dalam pemerintahan koalisi konservatif merancang rancangan undang-undang untuk mendefinisikan ulang Perjanjian Waitangi tahun 1840.
Dianggap sebagai dokumen pendirian negara, Perjanjian Waitangi diteken pada tahun 1840 untuk membawa perdamaian antara 540 kepala suku Maori dan penjajah Inggris.
Meskipun rancangan undang-undang itu hampir tidak mungkin lolos, agenda pendefinisian ulang tersebut telah memicu protes terbesar di Negeri Kiwi dalam beberapa dekade.
âKami berdiri di sini berkumpul dalam jumlah puluhan ribu di tangga gedung parlemen untuk memprotes RUU ini demi mokopuna kami,â kata Nick Stewart, peserta aksi protes yang menggunakan istilah Maori untuk generasi mendatang.
RUU tersebut diperkenalkan ke parlemen untuk perdebatan pendahuluan pekan lalu. Proses persidangan terhenti ketika anggota parlemen Partai Maori berusia 22 tahun, Hana-Rawhiti Maipi-Clarke, membuat kehebohan dengan berdiri di ruang sidang, merobek RUU menjadi dua bagian, dan meneriakkan âhakaâ. Â SB/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.