Pasar Energi Bersih Jerman akan Dapat Suntikan Investasi
Sabtu, 16 Nov 2024, 10:45 WIBPerusahaan listrik milik negara Swedia, Vattenfall berencana akan menginvestasikan lebih dari 5 miliar Euro atau sekitar 5,2 miliar dolar AS untuk produk-produk energi ramah lingkungan di Jerman dalam beberapa tahun mendatang. Vattenfall bermaksud menggunakan dana tersebut untuk membangun stasiun pengisian daya serta taman tenaga angin dan matahari di negara ini pada tahun 2028
âJerman adalah pasar dengan pertumbuhan tercepat untuk energi terbarukan di Eropa,â kata Kepala Keuangan Jerman Robert Zurawski, dikutip dari Reuters, Selasa (12/11).
Vattenfall yang mengungkapkan rencana pada bulan Oktober untuk memasuki pasar baterai skala besar di Jerman, pada hari Senin menegaskan kembali rencananya untuk membangun sekitar 500 MW taman tenaga surya dan 300 MW baterai besar setiap tahunnya. Ada juga fokus pada fasilitas agri-PV.
âVattenfall ingin meningkatkan kapasitas taman tenaga surya di Jerman menjadi sekitar 500 megawatt per tahun, dan juga meningkatkan kapasitas pada bisnis penyimpanan baterai skala besar menjadi 300 megawatt per tahun,â ujar Zurawski.
Ia menambahkan bahwa kombinasi kedua teknologi tersebut akan memastikan bahwa permintaan listrik konsumen dapat dipenuhi meskipun produksi tenaga surya berfluktuasi. Pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai Vattenfall yang direncanakan, Nordlicht I dan II, akan mulai beroperasi pada tahun 2028.
Proyek-proyek ini, dengan rencana output sebesar 1,6 gigawatt, dapat menghasilkan listrik yang cukup untuk memenuhi konsumsi tahunan lebih dari 1,7 juta rumah tangga di Jerman. Vattenfall telah mengoperasikan dua pembangkit listrik tenaga angin di Jerman.
Pada saat yang sama, pipa angin darat Vattenfall terdiri dari proyek-proyek dengan kapasitas gabungan 1,5 GW. Di bidang e-mobilitas, Vattenfall berencana untuk menginvestasikan 500 juta Euro untuk infrastruktur pengisian daya mobil listrik pada tahun 2028. Perusahaan akan tetap aktif di seluruh rantai nilai, mulai dari pemasangan stasiun pengisian daya hingga pengoperasian dan pemeliharaannya. Pada bulan Mei, Vattenfall telah menyelesaikan penjualan seluruh bisnis pemanas distriknya di Berlin kepada Negara Bagian Berlin dengan nilai sekitar 1,4 miliar Euro.
Sebagai informasi, energi terbarukan memegang peran kunci dalam transisi energi global menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Pertama-tama, sumber energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, meminimalkan ketergantungan pada bahan bakar fosil yang terbatas dan berdampak buruk pada lingkungan. Dengan menggunakan energi terbarukan, kita dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengatasi perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan. Selain itu, sumber energi terbarukan juga memiliki potensi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga infrastruktur.Â
Dengan mendorong pengembangan dan adopsi energi terbarukan, kita dapat menciptakan sistem energi yang lebih fleksibel, andal, dan ramah lingkungan untuk generasi mendatang. Oleh karena itu, dalam upaya mencapai tujuan transisi energi, penting untuk memberikan dukungan yang kuat bagi pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan.
Redaktur: Rivaldi Dani Rahmadi
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Proyek Oplah Raksasa di Kutim, Solusi atau Risiko Lingkungan?
-
Dilema Pajak Mobil Listrik Jakarta: Potensi Rp1 Triliun Melayang Akibat Aturan Pusat?
-
BMKG: Hujan Diprakirakan Guyur Wilayah DKI Jakarta pada Minggu Siang
-
PVMBG: Waspada Peningkatan Aktivitas Gunung Slamet
-
Pertumbuhan Energi Surya Mendorong Energi Terbarukan Global untuk Lampaui Energi Batubara pada Tahun 2025
-
Dubes Uni Emirat Arab Temui Pimpinan MPR Eddy Soeparno Tindak Lanjuti Perluasan Kerja Sama Bidang Energi Terbarukan
-
Kota Bogor Ingin Ada Solusi Berkelanjutan Terkait Sampah Lintas Wilayah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.