Mensos Gus Ipul Pastikan Korban Letusan Gunung Lewotobi Dapat Bantuan Layak
Selasa, 05 Nov 2024, 13:37 WIBJAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Mensos Gus Ipul) menegaskan para korban letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur mendapatkan bantuan sosial yang layak dan memadai.
Hingga saat ini, tim dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos juga telah berada di lapangan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial dan pemerintah daerah setempat.
Selain itu, ia menambahkan upaya yang telah dilakukan pihaknya meliputi evakuasi, asesmen kebutuhan mendesak, serta pendirian dapur umum lapangan untuk mendukung kebutuhan pangan para pengungsi.
Kemensos juga telah mengirimkan tiga truk bantuan logistik senilai total Rp1,2 miliar dari Gudang Sentra Effata Kupang.
Bantuan tersebut meliputi 1.500 paket makanan siap saji, 1.000 paket makanan anak, 400 kasur, 500 selimut, 300 paket family kit, 300 paket kidsware, serta 400 lembar tenda gulung.
Ia menyebutkan pihaknya sudah mengirimkan pula sebanyak 10 unit tenda serbaguna dan 2 unit toilet portabel guna mendukung fasilitas pengungsian.
Selanjutnya, pihaknya juga akan memberikan layanan dukungan psikososial (LDP) guna membantu pemulihan mental para pengungsi.
Erupsi besar Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi pada 3 November 2024 pukul 23.57 WITA. Letusan kali ini mengakibatkan peningkatan status gunung dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas
Bupati Flores Timur telah menetapkan status tanggap darurat selama 58 hari, terhitung sejak 4 November hingga 31 Desember 2024.
Letusan kali ini membuat tujuh desa di Kecamatan Wulanggitang dan satu desa di Kecamatan Ilebura terdampak parah.
Korban jiwa tercatat sebanyak 10 orang, 63 orang mengalami luka-luka, dengan rincian 31 orang mengalami luka berat dan 32 orang mengalami luka ringan.
Adapun sebanyak 2.472 orang mengungsi ke tiga titik pengungsian terpusat, yakni di Desa Konga yang menampung 1.219 orang, Desa Bokang dengan 606 pengungsi, dan Hokeng dengan 647 pengungsi.
Selain pengungsian terpusat, terdapat juga pengungsian mandiri di rumah-rumah warga sekitar, yang jumlahnya masih dalam proses pendataan. Kerusakan bangunan akibat erupsi tersebut juga sedang didata oleh Kemensos.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rapat penanganan bencana erupsi Gunung Lewatobi
-
Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi
-
Perang dan Politik Bayangi Piala Dunia, 100 Hari Menuju Kickoff
-
PLN Nyalakan Listrik di Dua Sekolah Darurat Lokasi Bencana Erupsi Gunung Lewotobi di NTT
-
Electric PLN Raih Poin Penuh Setelah Kalahkan Bandung BJB 3-0
-
Warga Tetap Beraktivitas di Pasar Meski Gunung Lewotobi Berstatus Awas
-
Presiden Timor Leste berikan kuliah umum di Yogyakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.