RI Harus Memiliki Produk Unggulan Jika Ingin Untung di BRICS
Sabtu, 26 Okt 2024, 00:18 WIBJakarta - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mengatakan bahwa Indonesia harus mempunyai produk-produk unggulan berdaya saing, jika ingin mengambil keuntungan ekonomi dari bergabung dengan blok ekonomi BRICS.
"Selama Indonesia punya produk berdaya saing tinggi, (bergabung BRICS) akan menguntungkan," kata Esther, di Jakarta, Jumat.
"Namun, jika tidak, Indonesia hanya akan jadi pasar saja," kata dia menambahkan.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono sebelumnya menyampaikan keinginan Indonesia untuk bergabung dengan blok ekonomi BRICS, saat menghadiri KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia, Kamis (24/10).
Ia menyatakan prioritas BRICS selaras dengan program kerja pemerintah, antara lain ketahanan pangan dan energi, pemberantasan kemiskinan, dan pemajuan sumber daya alam.
"Bergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan pengejawantahan politik luar negeri bebas aktif. Bukan berarti kita ikut kubu tertentu, melainkan kita berpartisipasi aktif di semua forum," ujarSugiono.
Dia menambahkan bahwa Indonesia memandang BRICS sebagai wadah yang tepat untuk membahas dan memajukan kepentingan bersama negara-negara di kawasan selatan atauGlobal South.
BRICS adalah kelompok negara yang didirikan pada 2006. Blok tersebut saat ini beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Ethiopia, Iran, Mesir, dan Uni Emirat Arab.
Berita Terkait:
-
Go International, Batik Madura UMKM Binaan Bank Mandiri Tembus Pasar Amerika,
-
Kakorlantas Ucapkan Belasungkawa bagi Personel Gugur saat Operasi Ketupat 2026
-
Pemkot Makassar: Sejumlah Negara Jajaki Kerja Sama Komoditas dan Pariwisata Sulsel.
-
Presiden Prabowo Turun ke Sawah di Gorontalo, Saksikan Langsung Cara Tanam Petani di PENAS KTNA XVII.
-
Indonesia Hadapi Tantangan Besar: Bisa Tetap Non-Blok setelah Gabung BRICS?
-
Indonesia Krisis Pekerjaan Layak
-
Kelola KEK Maloy Lebih Serius, Kaltim Bidik Investasi Skala Besar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.