Warga Latin Nevada yang Kecewa dengan Demokrat Beralih ke Trump

Rabu, 23 Okt 2024, 00:02 WIB

LAS VEGAS - Pekerja pasar di Las Vegas, Maria Salinas, yakin Partai Demokrat telah mengecewakan pendukung tradisional Latin mereka terlalu lama, dan seperti banyak orang lain di blok pemungutan suara utama ini, siap untuk memilih Donald Trump untuk pertama kalinya.

"Saya rasa Trump dapat mengubah banyak hal," kata Salinas saat berbicara di kedai jus yang dikelolanya di negara bagian Nevada yang menjadi medan pertempuran elektoral. "Partai Demokrat menawarkan janji dan janji, tetapi tidak ada yang berubah bagi kami. Kali ini saya akan memilih Trump untuk melihat apakah dia membantu kita," kata Salinas, yang kerabatnya telah menunggu selama bertahun-tahun untuk menerima hak hukum untuk pindah ke Amerika Serikat.

Ket. Foto: Capres AS dari Partai Republik, Donald Trump. — Sumber: Logan CYRUS/AFP

Orang Latin adalah kelompok etnis terbesar kedua di Amerika Serikat, dan mewakili 22 persen pemilih di Nevada. Porsi tersebut berkembang pesat hingga menjadi faktor vital dalam pemilihan umum di negara bagian bagian barat daya, karena ribuan imigran setiap tahunnya terpikat oleh janji pekerjaan di kasino dan hotel mewah di Las Vegas.

Partai Demokrat telah memenangkan setiap pemilihan presiden di Nevada sejak 2008. Namun, hanya berselang dua minggu menjelang pemilihan tahun ini, Harris mengungguli Trump di Nevada dengan hanya setengah poin dalam rata-rata jajak pendapat. "Saya tidak pernah mengerti mengapa mereka selalu bersikeras bahwa orang Latin harus menjadi Demokrat," kata pemilik restoran Las Vegas, Javier Barajas.

"Partai Demokrat sama sekali tidak pernah membantu kami," tambah pria Meksiko yang melintasi perbatasan pada tahun 1980-an dan secara tidak sengaja berakhir di kota perjudian itu. Barajas membangun kerajaan gastronominya dari awal, tetapi mengatakan puncak kisah "Mimpi Amerika"- nya adalah menjamu Trump dan Presiden Joe Biden di restorannya pada awal tahun 2024.

Berjabat tangan dengan Tuan Biden, tepat sebelum ia mengundurkan diri sebagai calon dari Partai Demokrat, adalah suatu kehormatan yang sangat menyenangkan. "Namun, bertemu Trump merupakan lebih dari sekadar suatu kehormatan, karena dia adalah orang yang tepat untuk negara ini," kata Barajas.

Pemilik restoran itu dengan bangga memamerkan sepasang sepatu kets berwarna emas dengan logo Trump, hadiah dari kunjungan mantan presiden tersebut. Dengan pemilihan ini, untuk pertama kalinya, Barajas siap secara terbuka menyebut dirinya sebagai pemilih Partai Republik.

"Sekarang, ya, saya katakan itu. Karena saya sangat kecewa dengan Demokrat dan semua janji mereka," katanya. "Sudah saatnya memberi tahu mereka, 'Oke, cukup. Kami tidak setuju dengan Anda.' Mereka perlu menanggapi kami dengan lebih serius." Walaupun orang Latin di AS secara keseluruhan terus condong ke Partai Demokrat, margin nasional itu telah menyempit.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.