Terus Naik, Survei LSI: Pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Pram-Rano Raih 41,6 Persen
Rabu, 23 Okt 2024, 18:23 WIBJakarta - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3Pramono Anung-Rano Karno berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terbaru unggul dengan meraih 41,6 persen dan #MenyalaM3nang menjadi trending topik.
"Ketika responden ditanya kalau Pilkada DKI Jakarta diadakan hari ini, siapa yang akan ibu dan bapak pilih? Hasilnya Pramono-Rano unggul dengan elektabilitas paling tinggi," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan di Jakarta, Rabu.
Djayadi mengatakan, alasan utama responden memilih Gubernur DKI Jakarta, yakni pengalaman di pemerintahan (23,1 persen), jujur bersih dari korupsi (15,4 persen) dan sudah ada bukti nyata hasil kerjanya (11,5 persen).
Djayadi memprediksi paslon yang bisa masuk putaran kedua, yakni Pramono-Rano dan Ridwan Kamil-Suswono.
"Ada kemungkinan Pramono-Rano terus naik dan Ridwan-Suwono bisa turun. Atau bisa juga rebound Ridwan-Suswono naik maka kemungkinan dua putaran sangat mungkin," ujar Djayadi.
Selain itu, tanda pagar (hashtag) #MenyalaM3nang juga menjadi trending topik di platform X pada Rabu siang. Hingga pukul 14.10 WIB, #MenyalaM3nang berada di posisi kelima trending topik X dengan 1.192 postingan.
Melihat kenyataan tersebut, Pramono menyambut baik hasil survei elektabilitas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang dikeluarkan oleh LSI
Meski hasil survei terus menunjukkan tren positif, Pramono meminta kepada tim suksesnya untuk tetap bekerja keras agar bisa mempertahankan bahkan meningkatkan elektabilitas.
"Alhamdulillah. Saya juga selalu tidak berpikir suatu yang besar-besar, tetapi bagaimana bisa menyelesaikan suatu masalah yang ada di lapangan terutama yang kami temukan," katanya.
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno menyampaikan visi-misi dan program kerja yang bertajuk "Jakarta Menyala" meliputi gelaran Benyamin S Awards hingga integrasi JAKI dalam debat perdana Pilkada DKI yang berlangsung Minggu (6/10) malam.
Pramono menjanjikan adanya bursa kerja setiap tiga bulan sekali di kecamatan, pelatihan bersertifikat, lowongan kerja terintegrasi di JAKI, bekerja dimanapun (work from anywhere/WFA) untuk ASN, BUMD dan swasta. Selain itu penyediaan layanan penitipan anak (day care) di wilayah kerja dan pusat perkantoran.
Pramono juga menyoroti isu pendidikan di Jakarta yang menyoroti data anak putus sekolah dan ketimpangan penghasilan guru honorer.
Lalu menjanjikan sejumlah solusi, yakni wajib belajar 12 tahun tuntas, Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sampai lulus kuliah. Selanjutnya pelatihan guru penyandang disabilitas serta beasiswa S2 S3 untuk guru dan dosen.
Di bidang kesehatan, Pramono menjanjikan adanya saluran langsung (hotline center) 24 jam layanan psikolog, persingkat waktu antrean BPJS, penambahan fasilitas kesehatan dan menyediakan RS Apung, kapal ambulans dan helikopter ambulans di Kepulauan Seribu.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
MU vs Bournemouth Berakhir Imbang 4-4, Setan Merah Gagal Naik ke Posisi Kelima
-
Kesabaran dan Presisi Membuat Putri Menang 21-19 di Set Kedua
-
Sejarah Baru! Pertamina Teken Kerja Sama Energi dengan Brasil, Disaksikan Prabowo dan Lula da Silva
-
Pemkot Palembang Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat bagi ASN
-
Perkuat Mutu Pesantren, Kemenag Terbitkan KMA 1495/2025 tentang Ma’had Aly
-
Antisipasi Lonjakan Harga, Polda Metro Jaya Awasi Harga Bahan Pokok di Jakarta Utara
-
Kemenag: Tepuk Sakinah Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Keluarga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.