Waspadai 'Profit Taking'
Jumat, 18 Okt 2024, 09:14 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi terkoreksi jelang akhir pekan ini. Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi sejumlah sentimen internal dan eksternal.
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang memperingatkan potensi aksi ambil untuklng atau profit taking dalam perdagangan, hari ini (18/10). Alrich memproyeksilan IHSG dalam perdagangan, Jumat (18/10), bergerak di level resistance 7.750 dan support 7.650, dengan pivot di level 7.700.
Untuk sentimen dari luar negeri, dia melihat pasar cemas dengan pelemahan perdagangan global seiring melemahnya kinerja ekspor beberapa negara maju, terutama Jepang dan Amerika Serikat (AS). Dari dalam negeri, fokus pasar tertuju pada pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/10) sore, ditutup menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 94,22 poin atau 1,23 persen ke posisi 7.743,16, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,62 poin atau 1,33 persen ke posisi 961,83.
"IHSG dan bursa regional Asia menguat, pasar fokus perhatian pada bank sentral Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa serta janji China untuk dukungan sektor properti. The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga dalam di sisa tahun ini, dengan pemotongan 25 basis poin pada bulan November menjadi semakin mungkin," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Pada saat sama, bank sentral Eropa (ECB) diperkirakan menerapkan pemotongan suku bunga lagi.
Sebelumnya, Goldman Sachs memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga 25 basis poin (bps) berturut-turut mulai November 2024 hingga Juni 2025 ke kisaran suku bunga terminal 3,25 sampai 3,5 persen.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Kemenpar Sebut Ajang DXI 2026 Perkuat Posisi Wisata Petualangan Indonesia
-
Ludruk Masih Hidup di Tengah Derasnya Modernisasi, Namun Sejauh Mana Mampu Beradaptasi!
-
Cleveland Cavaliers Tundukkan Toronto Raptors 125-120
-
idEA: Perlindungan UMKM Sebaiknya Dilakukan Proporsional dan Transparan
-
Rupiah Kian Terkikis Sepanjang 2026: Ketika Sentimen Global Mengalahkan Fundamental Domestik
-
Sabtu, Samsat Keliling Hanya Buka di Depok, Tangerang dan Bekasi
-
Menpar Puji Bukittinggi dan Jam Gadang, Siap Dorong Wisata ke Kancah Internasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.