BRIN Dorong Masyarakat Pesisir Jadi Aktor Utama dalam Ekonomi Biru

Jumat, 18 Okt 2024, 10:12 WIB

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong masyarakat yang tinggal di daerah pesisir untuk menjadi aktor utama dalam kegiatan ekonomi biru demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

"Masyarakat pesisir seharusnya menjadi aktor utama dalam ekonomi biru, meskipun saat ini mereka masih menghadapi tantangan kemiskinan yang signifikan," kata Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R Hendrian melalui keterangan di Jakarta, Jumat (18/10).

Hendrian menekankan pentingnya kolaborasi strategis dalam memanfaatkan riset dan inovasi untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Oleh karenanya ia mengajak kepada universitas, industri, dan organisasi nirlaba (NGO), untuk bersama-sama untuk mendiskusikan berbagai hal, termasuk arah dan kebijakan ekonomi biru di Indonesia, serta strategi penguatan UMKM dalam mendorong ekonomi biru.

Hendrian optimistis UMKM bisa memegang peranan penting dalam keberhasilan implementasi ekonomi biru.

"Upaya ini tidak akan berhasil tanpa kolaborasi yang baik antara berbagai pihak, termasuk kementerian, akademisi, industri, dan NGO," ujarnya.

Senada dengan Hendrian, Rektor Universitas Mataram Bambang Hari Kusumo menekankan pemanfaatan potensi ekonomi biru yang dimiliki Nusa Tenggara Barat (NTB) dan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan sektor ini.

NTB, kata dia, memiliki kekayaan sumber daya laut yang melimpah, termasuk lobster, udang, rumput laut, dan mutiara. Di samping itu ia juga mencatat adanya peningkatan jumlah restoran yang menyajikan kepiting, berkat keberhasilan penanaman mangrove di wilayah tersebut.

"Kita mengandalkan ekonomi hijau dan biru, namun saat ini fokus kita adalah pada ekonomi biru. Potensi NTB luar biasa, dan kita akan bekerja sama dalam mengembangkannya," ujar Bambang.

Meski demikian ia mengakui terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi para pelaku industri perikanan, seperti tingginya biaya listrik menjadi beban bagi nelayan, dan menyarankan pengembangan kincir angin tenaga surya untuk mengurangi biaya operasional.

Oleh karena itu melalui kolaborasi multisektor yang tempat, ia berharap potensi ekonomi biru di NTB, juga Indonesia, bisa dimaksimalkan demi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, yang juga berpengaruh pada kesejahteraan para pelakunya.

"Kita perlu melindungi mereka dengan regulasi yang tepat, agar potensi sumber daya laut bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan," tutur Bambang Hari Kusumo.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.