Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arca-arca Singosari Hadir di Museum Nasional

📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Arca-arca Singosari Hadir di Museum Nasional Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Arca Nandi -- Penanggung Jawab Unit Museum Nasional Indonesia, Ni Luh Putu Chandra Dewi, memaparkan arca Nandi tersenyum dalam “Pameran Repatriasi” di Jakarta, Jumat (11/10).

JAKARTA - Arca-arca Singosari dari Belanda kini dapat dilihat di Museum Nasional Indonesia (MNI). Museum menghadirkan sejumlah benda cagar budaya dari periode Singhasari (Singosari), Brahma bertangan empat dan Ganesha berdiri. Kemudian, jugatermasuk arca-arca lain seperti arca Nandi tersenyum dalam Pameran Repatriasi.

"Arca-arca Singosari itu terbaik semua. Sebab baru tahu detilnya karena dirampas Belanda. Sekarang sembilan bisa pulang. Arca Nandi ini keren karena senyum sempurna," ujar Pelaksana Tugas Kepala Indonesian Heritage Agency (IHA), Ahmad Mahendra, dalam konferensi pers, Jumat.

Nandi merupakan kendaraan Dewa Siwa dan penjaga kediaman Siwa. Dalam bahasa Sanskerta,Nandiberarti kebahagiaan atau kepuasan. Arca Nandi yang dihadirkan kali ini memiliki ornamen yang lebih lengkap dibandingkan yang dipamerkan di selasar Gedung B MNI. Ini memiliki dua tanduk lengkap. Sedangkan yang di selasar dalam kondisi patah.

Tak hanya Nandi, MNI juga menghadirkan arca Brahma bertangan empat. Ini biasanya identik dengan Siwa. Brahma dewa berkepala empat. Menurut catatan Thomas Stamford Raffles dalam History of Java (1817), Brahma merupakan patung dengan kepala-kepala yang dipahat mewah.

Tiga kepala terlihat jelas, dengan angsa dan teratai di bawahnya. Lalu, kedua tangan di posisi meditasi memegang teratai. "Semua ada ceritanya. Lalu ada arca Brahma tangannya empat. Biasanya kalau tangan empat itu Siwa. Tapi ini Brahma," jelas Mahendra.

Pameran yang sama menghadirkan arca Ganesha berdiri. Arca yang ditemukan di Desa Simojayan, lereng Semeru ini memiliki ciri khas. Dia berbadan anak-anak berkepala gajah.

Pameran Repatriasi merupakan bagian dari pameran yang diadakan MNI bertajuk "MNI Buka Kembali." Ada juga pameran pascakebakaran dan pameran wajah baru MNI. Ini akan resmi dibuka untuk umum pada tanggal 15 Oktober hingga 31 Desember.

Mahendra menuturkan, arca Brahma dan Nandi menjadi bagian dari 288 benda cagar budaya Indonesia dari Belanda yang dipulangkan. Mereka ini untuk melengkapi repatriasi tahun 2023.

Penanggung Jawab Unit Museum Nasional Indonesia Ni Luh Putu Chandra Dewi mengemukakan kepulangan benda cagar budaya. Penyajiannya dalam Pameran Repatriasi akan memberikan kesempatan bagi publik untuk mempelajari sejarah dan nilai-nilai penting dari warisan budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.