KSAU Pastikan Pengembangan Teknologi Siber Masuk Renstra TNI AU
Rabu, 09 Okt 2024, 10:22 WIBJAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono mengatakan pihaknya telah memasukkan rencana pengembangan teknologi siber dalam rencana strategis (Renstra) TNI AU untuk 20 tahun kedepan.
"Kita sekarang sedang menyusun postur Angkatan Udara dalam 20 tahun ke depan dan ini perkembangan teknologi ini direncanakan ada empat renstra, Rencana Strategis Angkatan Udara per 5 tahun," kata Tonny saat ditemui di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (9/10).
Menurut Tonny, pengembangan teknologi siber menjadi salah satu prioritas TNI AU lantaran saat ini dunia tengah memasuki era peperangan siber atau Cyber Warfare.
Cyber Warfare tersebut kerap kali menyerang jaringan informasi, pembobolan data pemerintah hingga penyebaran berita propaganda demi menghancurkan sebuah negara.
Untuk mencapai pertahanan siber yang kuat di tahun 2044, Tonny pun telah merencanakan langkah-langkah yang harus lakukan dalam waktu dekat.
Langkah pertama, kata dia, yakni menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam bidang pertahanan siber.
Tidak hanya itu, pihaknya juga membutuhkan fasilitas dan teknologi yang canggih untuk menunjang kerja pertahanan siber.
"Saya menyadari bahwa mengikuti perkembangan elektronika ini tidak mudah dan tidak murah. Sehingga dibutuhkan anggaran yang cukup besar," lanjut Tonny.
Terakhir, lanjut Tonny, pihaknya membutuhkan organisasi utama di bidang pertahanan siber yang akan menjadi wadah utama tempat seluruh SDM dan teknologi pertahanan siber bekerja.
Dengan pengembangan teknologi siber yang kuat, Tonny yakin di tahun 2044 Indonesia akan pertahanan siber yang semakin kuat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lelah di Pengungsian, Warga Lebanon Berbondong-bondong Datang untuk Pulang
-
Pemerintah Percepat Ekosistem AI dan Data Center untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi
-
Ambisi Adopsi AI di Indonesia Terhambat Kesiapan Digital dan Pengalaman Karyawan
-
Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Percepat Pemerataan Internet di Tanah Air
-
ESDM Jamin Harga BBM Subsidi Tak akan Naik Meski Kurs Rupiah Rp17.877
-
Polisi Australia Sita 2,7 Ton Kokain yang Dikubur dalam Bunker, Tangkapan Terbesar dalam Sejarah
-
Sensus Ekonomi 2026, BPS Cirebon Bidik 46 Ribu Unit Usaha di Seluruh Wilayah.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.