Aryna Sabalenka Bidik peringkat Satu dunia dan Hat-trick di Wuhan

Minggu, 06 Okt 2024, 18:33 WIB

WUHAN, TIONGKOK - Aryna Sabalenka telah menetapkan target untuk merebut kembali peringkat satu dunia dan mendekati Iga Swiatek dengan performa yang bagus di Wuhan Open. Turnamen tersebut akan kembali digelar mulai Senin (11/6) setelah absen selama lima tahun.

Sabalenka menjadi unggulan teratas di Wuhan karena absennya Swiatek, yang mundur dari turnamen WTA 1000 setelah mengumumkan perpisahan dengan pelatih yang mendampinginya selama tiga tahun terakhir, Tomasz Wiktorowski.

Ket. Foto: Aryna Sabalenka menjadi unggulan teratas di Wuhan Open karena absennya Iga Swiatek, yang mundur dari turnamen WTA 1000 itu. — Sumber: AFP

Sabalenka, yang terhenti di perempat final Beijing pekan lalu, kalah dari Karolina Muchova sekaligus mengakhiri 15 kemenangan beruntunnya, berpeluang menjadi pemain pertama yang memenangkan Wuhan tiga kali.

Namun, Sabalenka mengatakan bahwa dia tidak boleh memberikan tekanan pada dirinya sendiri. "Tentu saja, ini adalah sesuatu yang sangat ingin saya lakukan (menjadi nomor satu), ini adalah salah satu tujuan saya," ujar petenis asal Belarusia yang memenangkan Australian Open dan US Open tahun ini.

"Tapi saya belajar dari pengalaman bahwa jika fokus pada peringkat dan mempertahankan poin serta semua tekanan semacam itu, semuanya bisa dengan mudah berantakan. Jadi saya lebih suka fokus pada diri sendiri dan ketika saya di lapangan, saya hanya berusaha memberikan permainan tenis terbaik saya dan bertarung untuk setiap poin," sambungnya.

Wuhan Open kembali ke kalender WTA untuk pertama kalinya sejak 2019, sebelum pandemi Covid. Babak utama berisi 56 pemain dimulai pada Senin, menampilkan tujuh dari 10 pemain terbaik dunia. Sabalenka meraih gelar berturut-turut di Wuhan pada 2018 dan 2019.

Dia mendapat bye ke babak kedua dan akan memulai perburuan hat-trick-nya melawan petenis wildcard asal Filipina Alexandra Eala atau petenis Ceko peringkat 40 besar, Katerina Siniakova.

Sabalenka, yang meraih gelar Grand Slam ketiganya di US Open bulan lalu, kini tertinggal lebih dari 1.000 poin di belakang Swiatek dalam peringkat dunia. Pertarungan untuk menjadi yang teratas di akhir tahun kemungkinan akan berlanjut hingga WTA Finals di Riyadh bulan depan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.