Berpotensi Melemah Lanjutan
Rabu, 02 Okt 2024, 10:47 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya tengah pekan ini. Rupiah diperkirakan masih dibayangi sejumlah sentimen negatif.
Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin meskipun data manufaktur Amerika Serikat (AS) atau ISM Manufacturing PMI dan data ketenagakerjaan JOLTs Job Openings diperkirakan turun, namun sebagian pelaku pasar optimistis data tersebut bakal membaik. Alasannya, data produk domestik bruto (PDB), Durable Goods orders, serta klaim pengangguran di AS bergerak akselerasi.
Karenanya, Nanang memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (2/10), bergerak di kisaran 15.155-15.280 per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan, Selasa (1/10), ditutup melemah 66 poin atau 0,44 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.206 rupiah per dollar AS. Pelemahan rupiah dipengaruhi pernyataan hawkish dari Gubernur Bank Sentral AS (The Fed), Jerome Powell.
"Rupiah melemah terhadap dollar AS yang menguat menyusul pernyataan hawkish dari Kepala The Fed, Powell, akan langkah mereka ke depannya," ujar Analis mata uang Lukman Leong di Jakarta.
Powell mengingatkan para investor agar tak berharap apabila The Fed ke depannya akan kembali memangkas suku bunga sebesar 50 basis points (bps). Ketua Bank Sentral AS tersebut mengindikasikan kemungkinan lebih besar adalah pemotongan 25 bps.
Selain itu, faktor lain pelemahan rupiah ialah terkait data inflasi Indonesia yang menunjukkan deflasi pada bulan September. Ini artinya telah terjadi deflasi lima bulan beruntun, sehingga menciptakan kekhawatiran terhadap permintaan yang lemah.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.