Sinner Perpanjang Menang Beruntun
Sabtu, 28 Sep 2024, 07:01 WIBBEIJING - Petenis peringkat satu dunia, Jannik Sinner, bangkit dari ketertinggalan untuk memulai upaya mempertahankan gelar China Open. Sinner menang 4-6, 6-3, 6-1 atas petenis peringkat 28 asal Chile, Nicolas Jarry, Jumat (27/9). Juara US Open ini akan menghadapi petenis veteran, juara tiga kali Grand Slam, Stan Wawrinka, yang mendapat wildcard di Beijing, atau Roman Safiullin asal Russia.
Sinner, 23 tahun, tiba di ibu kota Tiongkok setelah meraih kemenangan di New York untuk gelar Grand Slam keduanya. Dia juga menjadi juara di Australia Open awal tahun ini. Dengan kemenangan di Cincinnati Masters sebelum US Open, Sinner menghadapi Jarry dalam performa puncaknya dengan 11 kemenangan beruntun. Sinner memperpanjang catatan itu menjadi 12 kemenangan, meskipun sempat mendapatkan ancaman.
"Di set pertama saya kesulitan mengembalikan servisnya. Dia berhasil mematahkan servis. Saya hanya mencoba tetap fokus secara mental," tutur Sinner. Babak pertama di turnamen mana pun tidak pernah mudah, termasuk melawan Jarry, sangatlah berat. Tapi Sinner senang dengan performa dan cara mengakhiri laga.
Kedua pemain saling kejar di set pertama, namun petenis Chile itu berhasil unggul saat mematahkan servis Sinner. Dia memimpin 4-3 setelah petenis peringkat satu dunia melakukan kesalahan. Jarry, 28 tahun, memperkuat posisinya tanpa kehilangan satu poin pun di gim kedelapan. Setelah melakukan double-fault di set point pertamanya, dia menyegel set tersebut dengan ace kelimanya.
Kekalahan di set pertama tampaknya menyemangati Sinner untuk bangkit. Unggulan pertama itu melesat dengan memimpin 3-0 di set kedua, dan akhirnya menyelesaikan set tersebut meskipun sempat terancam kehilangan keunggulannya. Sinner berhasil menjinakkan servis keras Jarry di set penentuan.
Dia mematahkan servis awal lawannya, mengakhiri gim dengan pukulan backhand silang yang brilian. Sinner mematahkan servis Jarry lagi untuk memimpin 4-1 dan melaju menuju kemenangan yang nyaman.
Rival utama Sinner di Beijing termasuk juara empat kali Grand Slam, Carlos Alcaraz, serta duo Russia, Daniil Medvedev dan Andrey Rublev, yang menempati unggulan ketiga dan keempat. Novak Djokovic tidak bermain di Beijing. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Penanganan Dampak Longsor di Lembang
-
Tiga Astronot Tiongkok Kembali ke Bumi Setelah 6 Bulan di Luar Angkasa
-
Siang Ini, Presiden Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Presiden Senat Kamboja
-
Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman di Manggarai Barat
-
Anthony Ginting Petik Pelajaran Berharga Setelah Tersingkir di China Open 2025
-
FIFA Peringatkan Soal Penjualan Tiket Tidak Resmi, Vivid Seats Jadi Sorotan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.