Pertamina Enduro VR46 Sebut Start dari Posisi Kedua Perbesar Peluang Podium di Mandalika
Sabtu, 28 Sep 2024, 22:34 WIBMandalika - Manajer Pertamina Enduro VR46 Racing Team Pablo Nieto mengatakan keberhasilan timnya start dari posisi kedua memperbesar peluang mereka untuk meraih podium MotoGP di balapan Grand Prix of (GP) Indonesia, Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Minggu (29/9).
"Posisi kedua itu sangat penting karena kami mau balapan yang bagus besok," ujar Pablo di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, NTB, Sabtu.
Pertamina Enduro VR46 menduduki posisi start kedua GP Indonesia 2024 melalui pembalapnya Marco Bezzechi yang lebih lambat 0,535 detik dari pemimpin start pembalap Prima PramacRacing Jorge Martin (satu menit 29,088 detik).
Sementara rekan setim Bezzechi, Fabio Di Giannantonio akan memulai balapan dari posisi kedelapan.
"Kami akan melakukan yang terbaik besok karena balapan di Indonesia sangat penting," kata Pablo.
Dia melanjutkan, balapan MotoGP di GP Indonesia krusial lantaran sponsor utama timnya yakni Pertamina Enduro adalah merek dagang dari perusahaan Indonesia, Pertamina Lubricants.
PT Pertamina Lubricants merupakan anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, sub holding komersial dan perdagangan dari PT Pertamina (Persero).
Di MotoGP 2024, Pertamina Enduro VR46 Racing Team baru satu kali berada di podium yakni di GP Spanyol setelah Bezzechi finis di peringkat ketiga.
"Race di Mandalika sangat penting karena penggemar dari Indonesia akan memberikan dukungannya. Balapan besok akan spesial," tutur Pablo.
Pertamina Enduro VR46 Racing Team, dia menegaskan, merasa senang dengan dukungan dan sambutan masyarakat Indonesia serta penggemar MotoGP selama berada di Lombok.
Menurut Pablo, timnya sulit melupakan antusiasme para fan mereka di Mandalika.
"Kami mencintai mereka. Dukungan mereka luar biasa," ujar dia.
Di GP Indonesia 2024, meski mendapatkan posisi kedua di start, para pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team tidak dapat meraih posisi tiga besar dalamsprint race.
Marco Bezzechi berada di peringkat keempatsprint racelantaran tertinggal 3,073 detik di belakang pembalap terbaik balapan tersebut Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo (19 menit 41,354 detik).
Sementara Fabio Di Giannantonio berada di posisi kesembilan sprint race dengan catatan waktu lebih lambat 7,748 detik dari Bagnaia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov Babel Bantu Umat Konghucu Rayakan Imlek guna Perkuat Kerukunan
-
Film Terbaru "Spider Man: Brand New Day" Ceritakan Babak Selanjutnya Kisah Peter dan MJ
-
Menhan Sjafrie Bertemu Richard Marles: Bahas Jakarta Treaty dan Geopolitik Kawasan
-
JPE Matangkan Persiapan, Siap Hadapi Gresik Phonska Plus di Grand Final Proliga 2026
-
Era Perbankan Tanpa Batas 2026: Accenture Ungkap 6 Tren Utama yang Mengubah Industri
-
Sejumlah SPBU di Beberapa Wilayah Mulai Antre, Ini Kata Pertamina
-
Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Region IV/Jakarta 2 Hadirkan Program Berbagi Takjil Super Murah Rp1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.