ASDP Perkuat Aksesibilitas Pelabuhan Penajam
Kamis, 26 Sep 2024, 03:23 WIBKALIMANTAN TIMUR - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat aksesibilitas di Pelabuhan Penajam, Kalimantan Timur (Kaltim), dengan mengimplementasikan tiket digital untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan bagi pengguna jasa transportasi penyeberangan.
"ASDP resmi menerapkan sistem e-ticketing berbasis website di Pelabuhan Penajam, Balikpapan, Kalimantan Timur, sejak Selasa (24/9), sebagai bagian dari inovasi digitalisasi melalui trip.ferizy.com," kata Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin dalam keterangan di Jakarta, Rabu (25/9).
Dia menyampaikan bahwa penerapan tiket digital tidak hanya memudahkan pengguna jasa, tetapi juga memiliki dampak strategis dalam mendukung pembangunan dan mobilisasi menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia menegaskan bahwa digitalisasi layanan pembelian tiket sebagai langkah signifikan ASDP dalam mengoptimalkan layanan penyeberangan di seluruh pelabuhan yang dikelola. "Penerapan e-ticketing di Pelabuhan Penajam menambah daftar pelabuhan kami yang telah mendigitalisasi layanannya," ujarnya.
Ia menyebutkan, saat ini tercatat 40 pelabuhan yang menerapkan tiket digital di seluruh Indonesia.
Peralihan dari sistem manual lalu menjadi cashless, dan kini sepenuhnya digital melalui website trip.ferizy.com adalah bagian dari strategi ASDP guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna jasa.
"Langkah ini juga memperkuat konektivitas antara Penajam dan Kariangau, yang merupakan jalur penting untuk mobilisasi masyarakat serta logistik, terutama menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)," terangnya.
Lintasan Penajam-Kariangau, yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Balikpapan, kini semakin vital seiring percepatan pembangunan IKN di Kalimantan Timur.
Mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menjadi semakin penting, dan ASDP siap menjadi jembatan penghubung utama. Kehadiran layanan penyeberangan ini telah memangkas waktu tempuh hingga 50 persen dari sekitar 4 jam menjadi hanya 2 jam.
Jalur ini menjadi salah satu faktor kunci dalam memastikan kelancaran arus barang, terutama bahan pokok dan material konstruksi yang dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur IKN.
Lebih lanjut, Shelvy mengatakan bahwa penerapan tiket digital dapat mengurangi potensi antrean panjang, terutama selama periode libur besar seperti Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. n Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan
-
Airlangga Naikkan Target KUR, Kredit UMKM Rp2.000 Triliun Dipertaruhkan
-
Perkuat Pendidikan Usia Dini demi Lulusan Berkualitas
-
Mensesneg: Pemerintah Siapkan Konsep Dokter Terbang untuk Daerah Sulit Menjangkau Faskes
-
Ada Lonjakan Tinggi, BPS: Kunjungan Wisman ke NTT Capai 29.152 Orang pada Juni 2026
-
V BTS Ungkap Perjuangannya Mengatasi Gangguan Pendengaran Saat "Live" di Weverse
-
Kebijakan Baru Keren, Pemkot Medan Perkuat Layanan Publik Melalui Media Sosial
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.