Disparekraf: Ekonomi Kreatif Berpotensi Jaga Kestabilan Perekonomian

Rabu, 25 Sep 2024, 16:00 WIB

Jakarta -- Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Puji Hastuti mengatakan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya di Jakarta, berpotensi untuk menjaga kestabilan perekonomian, salah satunya ekonomi kreatif di bidang perfilman Indonesia.

"Dari 17 sub-sektor ekonomi kreatif, penyumbang PDRB di DKI Jakarta untuk tahun 2023 itu 10.51 persen dan perkembangannya itu luar biasa," kata Puji saat menghadiri konferensi pers "Jakarta Film Week 2024" di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu.

Ket. Foto: Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Puji Hastuti (tengah) bersama jajaran narasumber saat menghadiri konferensi pers "Jakarta Film Week 2024" di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu. — Sumber: ANTARA/Vinny Shoffa Salma

Pada tahun 2023, dukungan sektor ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta telah mencapai angka 10.51 persen. Hal tersebut meningkat dibandingkan tahun 2016 yang masih berada di angka 9 persen.

"Di tahun 2016 baru di angka 9 persen, sehingga sektor ekonomi kreatif itu merupakan potensi untuk kestabilan perekonomian," sambungnya.

Meskipun dalam beberapa waktu ke depan Jakarta tidak lagi menyandang gelar sebagai ibu kota Indonesia, Puji optimis perekonomian Jakarta akan tetap berkembang, salah satunya melalui sektor ekonomi kreatif.

"Kita optimistis DKI Jakarta akan tetap stabil bahkan berkembang, salah satunya melalui sektor ekonomi kreatif, khususnya perfilman," katanya.

Dalam upaya mendukung perkembangan sektor ekonomi kreatif di Jakarta, pihak Disparekraf Jakarta melakukan sejumlah inisiatif untuk program Jakarta Film Week 2024. Mulai dari dukungan pendanaan hingga kolaborasi bersama instansi terkait demi menciptakan ekosistem perfilman Indonesia yang lebih baik.

"Pemprov DKI Jakarta mendukungterkait pendanaannya dan kami bangga melalui Jakarta Film Week ini Jakarta tidak hanya menjadi pusat dari sineas atau komunitas, tetapi juga tuan rumah," kata Puji.

Jakarta Film Week merupakan festival film tahunan yang didukung penuh oleh Disparekraf DKI Jakarta bersama Kemendikbudristek Dikti untuk mempromosikan film-film karya anak bangsa sekaligus pariwisata di Indonesia.

Melalui festival tersebut, Puji berharap film karya anak bangsa semakin dikenal oleh dunia sekaligus sektor ekonomi kreatif dapat menjadi pilar utama perkembangan perekonomian di DKI Jakarta menuju kota global.

"Kami berkomitmen untuk membuat komunitas film tetap eksis di Jakarta, salah satunya dukungan pendanaan dan mempermudah perizinan produksi film dengan kolaborasi bersama pihak-pihak yang memberikan perizinan," tutupnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.