Harga Minyak Naik Karena Kekhawatiran Konflik Timur Tengah Meluas dan Badai di AS

Selasa, 24 Sep 2024, 13:55 WIB

KUALA LUMPUR - Harga minyak naik pada hari Selasa (24/9) di tengah kekhawatiran meningkatnya konflik antara Israel dan Hizbullah dapat mempengaruhi pasokan di wilayah penghasil utama Timur Tengah dan badai tropis dapat mempengaruhi produksi di AS, akhir minggu ini.

Harga minyak mentah Brent untuk November naik 21 sen, atau 0,3 persen, menjadi $74,11 per barel pada pukul 00.30 GMT (pukul 07.30 WIB). Harga minyak mentah AS untuk November naik 24 sen, atau 0,3 persen, menjadi $70,61.

Ket. Foto: Ilustrasi - Labirin pipa dan katup minyak mentah yang digambarkan oleh Departemen Energi di Cadangan Minyak Strategis di Freeport, Texas, AS. — Sumber: ANTARA/REUTERS/Richard Carson

Kedua kontrak ditutup lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran permintaan mendominasi pikiran investor setelah aktivitas bisnis zona euro yang mengecewakan dan masih adanya kekhawatiran tentang konsumsi bahan bakar Tiongkok.

Militer Israel mengatakan pihaknya melancarkan serangan udara terhadap lokasi Hizbullah di Lebanon pada hari Senin, yang menurut otoritas Lebanon telah menewaskan 492 orang dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi mencari tempat aman di hari paling mematikan di negara itu dalam beberapa dekade.

Israel dan Hizbullah, kelompok yang didukung Iran yang bermarkas di Lebanon, saling tembak setelah ribuan pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh anggota Hizbullah meledak minggu lalu. Serangan itu secara luas disalahkan pada Israel.

Hizbullah terlibat baku tembak dengan pasukan Israel di perbatasan sejak sekutu Palestina-nya Hamas di Gaza dan Israel berperang pada 7 Oktober.

"Pasar minyak khawatir bahwa meningkatnya ketegangan di kawasan itu akan menyeret produsen minyak OPEC lebih dekat ke keterlibatan," kata bank ANZ dalam sebuah catatan, mengacu pada Iran.

"Para pedagang juga memperhatikan cuaca. Pantai Teluk AS berisiko dilanda badai pada akhir minggu ini karena cuaca buruk di Atlantik semakin parah."

Produsen minyak AS sedang mengevakuasi staf dari anjungan produksi minyak Teluk Meksiko karena badan cuaca meramalkan badai besar kedua dalam dua minggu dapat menghancurkan ladang produksi minyak lepas pantai.

Pusat Badai Nasional AS mengatakan badai tropis potensial di tenggara ujung barat Kuba diperkirakan akan berkembang menjadi badai pada hari Rabu dan menguat dalam 72 jam ke depan saat bergerak melintasi Teluk Meksiko bagian timur.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.