Kemensos Pastikan Tak Ada Lagi Korban Gempa Bandung Makan Singkong di Pengungsian
Minggu, 22 Sep 2024, 08:45 WIBBANDUNG - Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Masriani Mansyur, memastikan tidak ada lagi pengungsi korban gempa Bandung yang makan singkong di tenda pengungsian Kemensos. Sebab, bantuan logistik yang dikirim Kemensos telah diterima pada Rabu (18/9) sore.
"Mungkin pas saat kejadian iya tapi beberapa jam setelah itu, logistik Kemensos langsung tiba di lokasi. Termasuk tenda dan lainnya," kata dia di Bandung, Sabtu (21/9).
Kepala Desa Cikembang, Tatang Ridwan Trulina mengamini. "Kejadian itu saat awal kejadian gempa saja, beberapa saat kemudian bantuan Kemensos sudah sampai di lokasi," katanya. Menurut Tatang, titik lokasi pengungsian termasuk lokasi yang paling banyak menerima bantuan.
Kementerian Sosial telah menyalurkan sejumlah bantuan untuk korban gempa Bandung sejak Rabu (18/9) termasuk 1.280 paket makanan siap saji di hari pertama gempa terjadi.
Keesokan harinya atau Kamis (19/9) pagi, tim dapur umum lapangan Kemensos menyediakan kebutuhan makan untuk warga terdampak di lima desa yaitu Desa Cibeureum sebanyak 3.000 bungkus, Desa Sukasari 100 bungkus, Desa Tarumajaya 600 bungkus, Desa Cihawuk 1.200 bungkus, dan termasuk Desa Cikembang sebanyak 1.100 bungkus.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Gempa Bumi M5,6 Guncang Pacitan Jawa Timur, Tidak Berpotensi Tsunami
-
Gempa Kembar M7,2 dan M7,5 Mengguncang Ibu Kota Venezuela, Warga Panik, Gedung-gedung Runtuh!
-
Wisatawan Tiongkok Catat Pertumbuhan Minat Tertinggi ke Indonesia pada Semester I 2026
-
Sumber Gempa Dangka Bogor di Berasal dari Daratan
-
Venezuela Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Dilanda Dua Gempa Dahsyat
-
Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo
-
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.