Hujan Lebat Picu Banjir Melanda Wilayah Jepang yang Terkena Gempa

Sabtu, 21 Sep 2024, 12:35 WIB

TOKYO - Pihak berwenang Jepang memerintahkan puluhan ribu orang untuk mengungsi dari wilayah Ishikawa yang dilanda gempa pada hari Sabtu (21/9) karena hujan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" memicu banjir dan tanah longsor.

Belasan sungai di wilayah itu meluap hingga pukul 11.00 pagi waktu setempat, kata pejabat Kementerian Pertanahan Masaru Kojima.

Ket. Foto: Foto yang diberikan menunjukkan rumah terendam banjir di Wajima, Prefektur Ishikawa, pada 21 September 2024. Unit-unit prafabrikasi tersebut menampung warga yang mengungsi akibat gempa bumi 1 Januari yang melanda prefektur tersebut. — Sumber: Kyodo

Kota Wajima dan Suzu, serta kota Noto, memerintahkan sekitar 44.700 penduduk untuk mengungsi, kata pejabat setempat.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan pihaknya mengeluarkan peringatan tingkat tertinggi untuk Ishikawa, dengan peringatan adanya "situasi yang mengancam jiwa".

Daerah yang mendapat peringatan mengalami "hujan lebat dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya", kata peramal cuaca JMA Satoshi Sugimoto kepada wartawan. "Ini adalah situasi di mana Anda harus segera mengamankan keselamatan Anda".

Setidaknya satu orang hilang di Wajima, sementara banyak bangunan terendam, tanah longsor menghalangi sebagian jalan, kata pemerintah Ishikawa dalam sebuah pernyataan.

Lembaga penyiaran publik NHK menayangkan rekaman yang menunjukkan seluruh jalan di Wajima terendam air.

Tiga sungai di Ishikawa meluap ke permukiman di sekitarnya, kata seorang pejabat setempat kepada AFP sebelumnya.

Setidaknya satu rumah terkena tanah longsor, kata Badan Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sebanyak 16.000 penduduk lainnya di prefektur Niigata dan Yamagata di utara Ishikawa juga diperintahkan untuk mengungsi, kata badan tersebut.

Wajima dan Suzu, di semenanjung Noto di Jepang tengah, termasuk daerah yang paling parah dilanda gempa bumi dahsyat pada Hari Tahun Baru yang menewaskan sedikitnya 236 orang.

Wilayah ini masih belum pulih dari gempa berkekuatan 7,5 skala Richter yang telah merobohkan bangunan, merusak jalan, dan menimbulkan kebakaran besar.

Jepang telah mengalami curah hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya di beberapa wilayah negaranya dalam beberapa tahun terakhir, dengan banjir dan tanah longsor yang terkadang menimbulkan korban jiwa.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim akibat manusia meningkatkan risiko hujan lebat di negara tersebut dan di tempat lain karena atmosfer yang lebih hangat menahan lebih banyak air.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.