Penjabat Bupati Garut Pastikan Bantuan untuk para Korban Gempa Tersalurkan dengan Tepat
Kamis, 19 Sep 2024, 00:28 WIBGarut - Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin menyatakan segala bantuan yang datang dari berbagai pihak untuk membantu korban gempa bumi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipastikan tersalurkan dengan benar dan tidak menyulitkan masyarakat korban bencana untuk mendapatkannya.
"Jangan sampai nanti dikumpulkan tapi tidak terdistribusi, itu saya tidak mau. Jadi yang butuh dikasih saja segera," kata Barnas usai meninjau rumah warga yang rusak akibat gempa di Desa Barusasri, Kecamatan Pasirwangi, Rabu malam.
Ia menuturkan guncangan gempa bumi bermagnitudo 5.0 di Bandung menyebabkan kerusakan bangunan rumah warga di Kabupaten Garut, sehingga rumahnya tidak bisa ditempati karena bahaya.
Adanya pihak yang terdorong untuk memberikan bantuan bagi korban bencana alam itu, kata dia, harus bisa dipusatkan agar bisa diatur pendistribusiannya secara jelas, sehingga yang memberikan bantuan percaya niat baiknya tersampaikan kepada masyarakat.
"Nanti juga di saat-saat sedang tanggap darurat ada bantuan, ini saya minta tersentral, jangan sampai nanti diterima terus tidak jelas, saya ingin ada kejelasan, sehingga pemberi bantuan itu puas," katanya.
Ia menegaskan seluruh jajaran yang terlibat dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, dan tidak boleh menyulitkan orang dalam menyalurkan bantuan.
"Seperti ini jangan menyulitkan orang, mudahkan orang untuk kebutuhan air minum, minimal makanan mi instan," katanya.
Ia menyampaikan, pemerintah daerah saat ini terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa bumi, salah satunya menyiapkan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan makannya.
Barnas mengajak seluruh jajaran instansi, termasuk juga kecamatan, desa, masyarakat, untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi, dan dipastikan mereka tidak kesulitan makan.
"Jangan ada yang bicara sekian-sekian, dan Pak Lurah (pastikan, red) tidak boleh ada yang kelaparan, butuh beras nanti akan dikirim, pokoknya ditangani dulu," katanya.
Laporan dari situs BMKG bahwa gempa berkekuatan Magnitudo 5.0 pada Rabu pukul 09:41:08 WIB itu terjadi di 24 KM Tenggara, Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 10 KM yang dampaknya terasa sampai Kabupaten Garut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Persib Makin Kokoh di Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Persita 1-0
-
Kiriman Sampah Tangsel ke Kota Serang Berlanjut setelah Penuhi Syarat Warga
-
Memahami Sejarah Garut Menjadi Kunci dalam Memajukan Daerah
-
Evaluasi Kondisi Ekonomi, LPS Putuskan Tahan Tingkat Bunga Penjaminan
-
Terseret Skandal Epstein, Presiden WEF Borge Brende Diselidiki
-
Garut Perlu Dua Pelabuhan untuk Maksimalkan Sektor Perikanan
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Turun: UBS Rp2.870.000, Galeri24 Rp2.833.000 per Gram
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.