Gerak Cepat, Polres Pamekasan Bantu Air Bersih ke Desa yang Terdampak Kekeringan

Kamis, 19 Sep 2024, 00:26 WIB

Pamekasan - Aparat Polres Pamekasan, Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan di wilayah itu, Rabu.

"Selain merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga yang tinggal di desa terdampak kekeringan, bantuan ini juga dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 Lalu Lintas," kata Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawandi Pamekasan, Rabu.

Bakti sosial dalam bentuk penyaluran bantuan air bersih ini menyasar beberapa desa di Kabupaten Pamekasan, di antaranya Desa PagagandanMajungan, Kecamatan Pademawu, serta Desa Polagan, Kecamatan Galis.

Bantuan air bersih kali ini enam truk tangki yang masing-masing berisikan 8.000 liter air bersih.

Pihaknya berharap bakti sosial itu meringankan beban masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih, sekaligus menjadikan motivasi bagi pihak lainnya untuk saling tolong-menolong antarsesama.

"Ini juga bisa menjadi motivasi masyarakat untuk saling tolong-menolong yang pada akhirnya juga menciptakan kondisi kamtibmas yang semakin kondusif," katanya.

Penerima bantuan mengaku senang atas kepedulian polisi membantu menyalurkan air bersih tersebut.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, jumlah desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini 75 desa tersebar di 10 kecamatan.

"Jumlah desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih kali ini bertambah dibanding tahun lalu yang hanya 72 desa," kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten PamekasanAkhmad Dhofir Rosidi.

Jenis kekeringan yang terjadi di Pamekasan selama ini ada dua, yakni kekeringan langka dan kekeringan kritis.

Kekeringan kritis terjadi karena pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari. Jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan air bersih sejauh 3 kilometer bahkan lebih.

Hal yang dimaksud dengan kering langka, kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter per orang per hari. Jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat sekitar 0,5 hingga 3 kilometer.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.