- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korea Utara Kembali Luncur...
Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Balistik Jarak Pendek
Rabu, 18 Sep 2024, 16:52 WIBSEOUL - Militer Korea Selatan mengatakan Korea Utara kembali meluncurkan sejumlah rudal balistik jarak pendek ke arah timur laut pada Rabu yang meningkatkan ketegangan yang sudah tinggi akibat pengungkapan langka fasilitas pengayaan uranium Korut pekan lalu.
Staf Gabungan (JCS) melaporkan bahwa mereka mendeteksi peluncuran sekitar pukul 6:50 pagi (8:50 WIB) dari daerah Kaechon di Provinsi Pyongan Selatan, utara Pyongyang, dan rudal tersebut terbang sejauh sekitar 400 kilometer.
Kendati demikian, mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut, seperti jumlah rudal yang diluncurkan atau tempat pendaratannya. Termasuk peluncuran terbaru, Korea Utara telah meluncurkan rudal balistik lebih dari 10 kali pada tahun ini.
Menanggapi peluncuran dan evaluasi situasi keamanan, kantor kepresidenan mengadakan pertemuan yang dipimpin Wakil Kedua Penasihat Keamanan Nasional, Yin Sung-hwan.
"Pemerintah dengan tegas memperingatkan terhadap provokasi Korea Utara," kata seorang pejabat dari kantor kepresidenan dalam siaran pers.
Pemerintah, lanjutnya, sedang memantau dengan seksama gerakan provokatif Korea Utara dan bersiap untuk berbagai kemungkinan provokasi demi melindungi kehidupan dan keselamatan rakyatnya.
Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang mengecam peluncuran terbaru tersebut, termasuk pengungkapan fasilitas uranium oleh Korea Utara pada pekanlalu yang disampaikan selama pembicaraan telepon antara utusan nuklir mereka, menurut rilis Kementerian Luar Negeri Korea Selatan.
Ketiga pihak menyebut peluncuran tersebut sebagai pelanggaran jelas terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB dan sepakat untuk menjaga koordinasi untuk merespons tegas terhadap ancaman Utara, sambil memantau kemungkinan provokasi tambahan dari Korea Utara, menurut rilis tersebut.
JCS juga mengutuk peluncuran itu dengan mengatakan tindakan tersebut secara serius mengancam perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.
Sedangkan, Komando Indo-Pasifik AS mengatakan bahwa mereka sedang berkonsultasi secara dekat dengan Korea Selatan dan Jepang mengenai peluncuran tersebut dan menyerukan Korea Utara untuk menahan diri dari tindakan ilegal dan destabilisasi lebih lanjut.
Pada Jumat (13/9), Korea Utara mengungkapkan fasilitas nuklir berbasis uranium, sehari setelah meluncurkan beberapa rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kabar Bahagia untuk Wisatawan: Masuk ke Korea Selatan Kini Bebas Visa
-
Panglima TNI Hadiri Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H MUI
-
Mendag Pastikan Stok Minyak Goreng Aman, Harga Naik Dipicu Biaya Plastik Kemasan
-
Terobosan Hukum Digital Pertama di RI, Veritask Luncurkan Platform Agentic AI Sektor Hukum
-
Dari Euforia ke Koreksi Dalam: IHSG Masuk Zona Rawan Volatilitas, Indeks Ambruk 11,71 Persen Sepanjang 2026
-
Pemerintah Kaji Rencana Pembelian 24 Pesawat Tempur Rafale dari Prancis
-
Seoul: Korea Utara Menembakkan Rudal Balistik ke Laut Kuning
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.