- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kasus Mpox Varian Baru di ...
Kasus Mpox Varian Baru di Uganda Bertambah Menjadi 11
Minggu, 15 Sep 2024, 13:38 WIBKAMPALA - Jumlah pasien di Uganda yang terinfeksi varian baru virus cacar monyet (monkeypox/mpox) telah meningkat menjadi 11, dengan seorang pejabat kesehatan senior melaporkan bahwa hingga Sabtu (14/9), tidak ada warganya yang meninggal karena penyakit infeksi tersebut.
Henry Gatyanga Mwebesa, Direktur Jenderal Layanan Kesehatan di Kementerian Kesehatan, mengatakan kepada wartawan di Kampala bahwa semua pasien terinfeksi oleh strain virus clade 1b, yang diyakini sebagai varian yang lebih mematikan dan dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit.
Otoritas kesehatan negara tersebut pertama kali melaporkan wabah penyakit itu pada 24 Juli, dengan catatan bahwa virus tersebut masuk ke Udanda dari Republik Demokratik Kongo (RD Kongo).
Uganda berbatasan dengan RD Kongo, di mana wabah mpox saat ini dimulai pada Januari 2023.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan mpox, yang dikenal sebagai cacar monyet, sebagai darurat kesehatan masyarakat dan telah menjadi perhatian internasional pada 14 Agustus, setelah varian baru yang tampaknya lebih mudah menyebar antar manusia diidentifikasi.
WHO juga menekankan bahwa mpox "bukan Covid yang baru."
Menurut WHO, kawasan Afrika saat ini mengalami peningkatan kasus, dengan 14 negara terdampak.
Hampir semua kasus yang dilaporkan di Afrika berada di RD Kongo, di mana sebagian besar dari lebih 500 kematian akibat mpox telah tercatat.
Infeksi mpox menyebabkan gejala mirip flu dan lesi berisi nanah, serta menyebar melalui kontak fisik yang dekat.
Penyakit itu juga dapat menular melalui benda yang terinfeksi virus seperti tempat tidur, pakaian, dan handuk.
Penyakit itu biasanya ringan, namun bisa berakibat fatal.
Vaksin, yang dianggap sebagai langkah penting dalam mencegah penyebaran, baru saja tiba di RD Kongo.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Diskum Batam Catat 11 Bangunan Kopdes Merah Putih Rampung 100 Persen
-
Polri Bekukan Aktivitas di Kafe dan Money Changer Usai Penggeledahan Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU.
-
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning
-
Presiden Prabowo Ingin Sering Bertemu Rektor dan Profesor Bahas Masukan Majukan Indonesia
-
Aduh, Ketua SP Perusahaan Elektronik di EJIP Cikarang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
-
400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni Akan Diperbaiki, BSPS 2026 Sudah Jalan 13,5%
-
Gantung Sepatu di Usia 31 Tahun, Mantan Striker Liverpool Divock Origi Resmi Pensiun Gara-Gara Hal Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.