Polri Tegaskan Penangkapan 7 Pelaku Teror untuk Keamanan
Senin, 09 Sep 2024, 01:17 WIBJAKARTA - Juru Bicara Densus 88 Antiteror Mabes Polri Kombes Pol. Aswin Siregar menegaskan penangkapan ketujuh pelaku teror saat kunjungan Paus Fransiskus untuk memastikan keamanan, meskipun dilakukan mereka melalui media sosial.
"Bahwa bercanda atau keisengan dengan menggunakan kata-kata menyerang atau teror atau bom dan sebagainya itu diancam hukuman pidana," kata Aswin di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap tujuh orang dari beberapa daerah di Indonesia terkait postingan mereka yang memprovokasi dan propaganda melalui media sosial.
Aswin mengatakan ketujuh pelaku teror melalui media sosial yang menyatakan akan menyerang, membakar, dan membawa bom saat kunjungan Paus Fransiskus menjadi atensi dari pihak keamanan.
Ketika ditanya, kemungkinan ketujuh orang pelaku teror itu iseng, Aswin menyatakan bahwa seharusnya semua warga tahu akibat yang akan ditimbulkan, dan nantinya penyidik yang menentukan itu semua.
"Bukan hanya ancaman, kata-katanya sudah menyatakan akan menyerang, saya akan membakar tunggu saja waktunya. Untuk itu kami sudah tidak mungkin mengambil waktu menunggu dan kami bertindak untuk pencegahan sedini mungkin," ujarnya.
Aswin mengatakan saat ini penyidik dari Densus 88 Antiteror masih menyelidiki motif para pelaku teror di media sosial dan akan mengungkapkan hasilnya setelah semua selesai. Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap tujuh orang dari berbagai daerah yang diduga menyebar teror di media sosial saat kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia.
Ketujuh orang penyebar teror kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia itu ditangkap di berbagai daerah di Indonesia, yakni dari Bekasi, Bogor, Jakarta Selatan, Bangka Belitung, dan juga Sumatera Barat.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jepang Beri Subsidi BBM untuk Cegah Kenaikan Harga Imbas Konflik Timteng
-
IHSG Hari Ini Melemah, Ketegangan AS dan Iran Jadi Biang Kerok
-
Isi Agenda Presiden Prabowo di Australia: Bahas Strategi Global, Tutup dengan Jamuan Kenegaraan
-
Trump Umumkan AS Akan Terima 30–50 Juta Barel Minyak Venezuela
-
Kepastian Hukum Rendah, Presiden Perlu Bentuk Komisi Kepastian Hukum Demi Pulihkan Kepercayaan Investor
-
Australia Buat Rancangan Hukum Senjata Lebih Ketat, Usai penembakan Maut di Pantai Bondi Sydney
-
Cegah Narkoba, Pemprov Jawa Timur Deklarasikan Desa Bersinar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.